POSMETROMEDAN.com – Temuan sadis hebohkan warga Jalan Pelita I, Medan Perjuangan, Kamis (6/5/2021) pagi. Lisbet Mariati br Napitupulu ditemukan tewas di rumahnya dengan kondisi leher digorok.
Kuat dugaan wanita berusia 50 tahun ini dihabisi perampok. Pasalnya, dari informasi diperoleh, banyak barang berharga miliknya hilang. Mulai dari perhiasan hingga sepeda motor.
Menurut warga, tewasnya Lisbet terungkap sekitar jam 10 pagi. Awalnya, N Hutapea bersama temannya datang ke rumah korban untuk membeli pulsa. Diketahui, sehari-hari Lisbet berjualan sembako dan pulsa di rumahnya.
Karena berulang kali dipanggil tak ada jawaban, saksi coba memanggil korban ke dalam rumah melalui pintu depan. Namun begitu pintu rumah didorong, korban didapati telah tergeletak di lantai dengan kondisi berlumuran darah, serta tangan dan kakinya terikat.
Oleh saksi, temuan itu segera diberitahu kepada warga sekitar lalu diteruskan ke polisi. Tak lama, personel Polsek Medan Timur tiba di lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.
“Saat ditemukan, korban ditemukan dengan kondisi leher tergorok serta posisi tangan dan kaki terikat,” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, AKP Jefri Simamora.
Dari hasil olah TKP, sejumlah barang korban seperti satu unit sepeda motor matic serta satu unit handphone milik korban juga hilang. Saat ini petugas masih meminta keterangan sejumlah saksi terkait penemuan mayat tersebut.
“Melihat dari peristiwa korban yang disebut berstatus janda tanpa anak dirampok dan dibunuh itu dilakukan oleh orang terdekat,” ujar Jefri.
“Di leher ada luka. Namun kita belum bisa memastikan luka akibat apa itu. Kita tunggu hasil visum dari rumah sakit Bhayangkara Polda Sumut. Untuk harta benda sepeda motor korban juga raib. Sabar dulu ya,” tambahnya.
Sebelum pembunuhan ini, korban ternyata telah berulang kali ‘dikerjai’ bandit. Mulai dari membobol warungnya hingga merampas ponselnya saat sedang menunggu pembeli. Itu diungkap warga sekitar kepada wartawan.
Diungkap, sekitar setahun lalu warung korban disatroni maling. Pelaku menggasak barang dagangan korban mulai dari rokok, uang, tabung gas, dan handphone. Pelaku diduga masuk melalui pintu belakang rumah.
Dan sekitar 2 minggu lalu, sepeda motor korban juga dibawa kabur orang dengan modus pura-pura membeli pulsa. Tak lama, korban kembali membeli sepeda motor (juga dibawa kabur orang yang membunuh korban).
Korban selama ini berjualan sembako di rumahnya. Wanita paruh baya (korban) tersebut sudah puluhan tahun menetap disana. Terkait pembunuhan yang dialami Lisbet, warga menduga kejadiannya pada Kamis (6/5/2021) dinihari saat kota Medan diguyur hujan lebat disertai kencang.
Menilik dari kejadian (pencurian dan penjambretan) sebelumnya, terindikasi pelaku merupakan orang yang sama atau berkaitan.(sor/ras)












