Polsek Patumbak Ringkus Tiga Anggota Sindikat Pengedar 40 Kg Ganja

oleh -138 views
Waka Polrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji didampingi Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fachreza, SIK, Sabtu (17/4/2021), saat memaparkan keberhasilan membongkar jaringan narkoba. (rahmad/posmetro)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Unit Reskrim Polsek Patumbak berhasil meringkus tiga anggota sindikat pengedar narkoba jenis ganja seberat 40 kg di Jalan Binjai Km 13,8, Pasar Besar, Sungai Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Jumat (9/4/2021) malam.

Ketiganya adalah, Irwan Rudiansyah alias Rudi (39), warga Jalan Binjai Km 13,8, Pasar Besar, Sungai Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Saputra Lubis alias Putra (29) warga Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal dan Muhammad Fajar alias Fajar (28) warga Jalan Kacang, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru.

BACA JUGA..  4 Hari Operasi Ketupat, Kapolres Sergai Tinjau Penyekatan Mudik Lebaran

Waka Polrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji didampingi Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fachreza, SIK, Sabtu (17/4/2021), menyebutkan, pengungkapan peredaran ganja itu berawal dari informasi masyarakat.

Petugas kemudian menyaru sebagai pembeli melakukan transaksi dengan tersangka Rudi di Jalan Binjai Km 13,8, Pasar Besar, Sungai Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

Dari situ, tim dipimpin Kanit Reskrim, Iptu Sondy Rahardjanto berhasil menyita 2 kg ganja dari tersangka Rudi. Selanjutnya dilakukan pengembangan dan ditemukan 38 bal besar ganja lainnya di rumah kontrakan tersangka.

BACA JUGA..  Nias Barat Diguncang Gempa Manitudo 7,2

“Tersangka Rudi mengaku ganja itu milik tersangka Syahputra Lubis dan Muhammad Fajar,” ungkapnya.

Dalam proses pengembangan itu, petugas menggunakan Rudi untuk menghubungi Syahputra Lubis dan Muhammad Fajar selalu pemilik 38 bal ganja dengan iming-iming uang senilai Rp 10 juta agar datang kekediamannya.

Tersangka Syahputra Lubis dan Muhammad Fajar langsung diringkus ketika datang ke rumah Rudi. Ketiganya menyebut ganja itu berasal dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

BACA JUGA..  Jelang Lebaran, Dir Lantas Poldasu Cek Penyekatan Perbatasan Provinsi

“Total barang bukti ganja yang kita amankan seberat 40 kg. Dari pemeriksaan, tersangka nekat mengedarkan ganja karena desakan ekonomi. Atas perbuataannya ketiga tersangka dikenakan UU Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman 20 tahun kurungan penjara,” tandas mantan Kapolres Madina ini. (mad)

EPAPER