Polrestabes Tembak Mati Bandar Sabu

oleh -130 views

POSMETROMEDAN.com – Sat Res Narkoba Polrestabes Medan berhasil menggagalkan peredaran 7 Kg narkotika jenis sabu-sabu yang diedarkan 3 bandar sindikat internasional.

Bahkan, salah seorang bandar terpaksa ditembak mati karena melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata api rakitan.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko didampingi, Kasat Narkoba, AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, Wakasat Kompol Doly Nelson Nainggolan dan Kanit Idik/III, Iptu Irwanta Sembiring dalam keterangannya, Jumat (25/9) mengatakan, tersangka yang terpaksa ditembak mati yakni, S (41) warga Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Sementara dua bandar lainnya yakni, A (46) dan IH alias I (50) yang keduanya merupakan warga Jalan Jambi, Kelurahan Rambung Barat, Kecamatan Binjai Selatan.

BACA JUGA..  Gubsu dan Pjs Wali Kota Tinjau Banjir Rob di Bagan Deli

“Pada 20 September 2020 tim Satres Narkoba mendapat info ada pengedar sabu di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Tembung. Tim menuju ke TKP dan berhasil meringkus dua tersangka, A dan IH. Dari keduanya tim menyita barang bukti 2 kg sabu,” katanya.

Hasil pengembangan dari dua tersangka, petugas mengantongi identitas bandar lainnya. Pada 23 September 2020 petugas yang mengetahui keberadaan salah seorang bandar di kawasan Jalan Glugur Rimbun, Diski, Kelurahan Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal. Tim bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan tersangka, S. Dari tersangka S disita barang bukti 5 Kg sabu.

BACA JUGA..  Puluhan Preman Serang Satgas Covid-19 Sumut, Gubernur Tutup Judi Tembak Ikan Helvetia

Namun, saat hendak diboyong ke Mapolrestabes Medan tersangka, S berusaha melakukan perlawanan dan mencobai melukai petugas dengan senpi rakitan. Tak mau ambil risiko, petugas menembak tersangka, S. Petugas langsung memboyongnya ke RS Bhayangkara Poldasu. Tapi nyawa tersangka tak terselamatkan dan dinyatakan tewas.

Hasil interogasi terhadap para tersangka, sabu itu didapatkan dari seorang bandar, N yang berada di Malaysia dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

BACA JUGA..  Ngopi Sembari Nulis Togel, Kakek Ini 'Dijemput' Tekab

Para tersangka membeli sabu itu seharga Rp 300 juta per 1 Kg. Dan dijual kembali menjadi Rp 350 juta per kilonya.

“Kami beli 1 kg seharga Rp 300 juta. Dijual kembali Rp 350 juta perkilonya. Hanya dalam sebulan 1kg sabu ludes terjual,” kata tersangka.

Karena perbuatannya, para tersangka bakal diganjar dengan Pasal 114 Ayat 2 Subs 112 Ayat 2 Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau hukuman mati. (sor)