Reses Ke-III DPRD Medan, Warga Diminta Konsisten Terapkan Protokol Kesehatan

oleh

POSMETROMEDAN.COM – Anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Gerindra Surianto SH, kembali melaksanakan Reses III Masa Persidangan ke-III Tahun Anggaran 2020 di Jalan Marelan Pasar 4 Barat Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan. Kegiatan menyerap aspirasi warga yang berlangsung dua kali, pagi dan sore hari ini tak banyak basa basi.

Dalam sambutannya, Butong sapaan akrab pria bertubuh gempal ini mengajak warga untuk tetap penjaga protokol kesehatan dengan menerapkan physical distancing saat berada dalam kerumunan warga, rajin cuci tangan dengan sabun di air yang mengalir serta selalu menggunakan masker kemanapun berpergian.

“Tahun ini tak banyak yang bisa kita (DPRD Medan, red) dan Pemko Medan lakukan. Karena semua kas Pemko dan anggaran bantuan dari pemerintah pusat serta provinsi dipergunakan untuk penanganan dan pencegahan Covid-19 di kota kita. Jadi kalau ada keluhan soal infrastruktur dan lain-lain, saya minta warga bersabar,” ajaknya dihadapan konstituen, Sabtu (29/8).

BACA JUGA..  FPKS Sampaikan Delapan Catatan Penting di R-PAPBD 2026, Penurunan PAD, Banjir, Harga Pangan Hingga Anggaran 35 Persen

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Medan ini kembali mengingatkan budaya lama masyarakat Indonesia khususnya Kecamatan Medan Marelan tentang gotong royong. Semua persoalan akan selesai jika difikirkan bersama-sama.

“Kalau ada banjir di wilayah kita, ayo sama-sama kita gotong royong, jangan tunggu bantuan dari Pemko Medan datang. Karena dana kas Pemko untuk menanggulangi banjir di kampung kita ini lagi kosong, semua untuk penanganan Covid-19. Jadi nggak ada salahnya kalau kita mengalah untuk tahun ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskan, kondisi kekosongan kas di Pemko Medan diprediksi akan berlanjut sampai tahun depan. “Jadi kalau ada masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya, sampaikanlah ke tim kita. Nanti akan kami rangkum dan laporkan, sekaligus bahan ini menjadi acuan Pemko Medan untuk bekerja pasca kondisi perekonomian Pemko kembali pulih. Nggak ada terlewatkan. Saya akan kawal aspirasi bapak/ibu sekalian,” ucapnya.

BACA JUGA..  Pasca Divonis Bebas, Rico Waas Pastikan Erwin Saleh tidak Kembali Jabat Kadishub

Hal senada juga dikatakan Camat Medan Marelan M Yunus. Dalam pemaparannya kepada ratusan konstituen Butong, saat ini kecamatan tidak dapat berbuat banyak. Pihaknya hanya sebatas bisa menampung keluhan warga untuk dilaporkan pada pimpinan (Wali Kota Medan, red).

“Apa yang bisa kita buat dengan kondisi seperti ini? Roda ekonomi berputar lamban. Sudah berapa lama UMKM kita tidak bergerak akibat adanya lockdown di sejumlah industri pariwisata dan hiburan. Dari sana lah pendapatan Pemko Medan berasal. Banyak juga korban PHK karena tempat kerja mereka tutup. Jadi saya minta kepada warga untuk sama-sama berjuang melawan Covid-19 ini. Jaga protokol kesehatan selama belum ditemukannya vaksin untuk wabah ini. Dan saya akan sampaikan keluhan warga pada pimpinan,” janjinya.

BACA JUGA..  Soal Pendistribusian DBH ke Pemko Medan, Wong Chun Sen Minta Pemko Jalankan Instruksi Kemendagri

Warga yang mendengar penjelasan kedua pejabat publik tadi tak bisa berkata-kata. Mereka terdiam seolah paham dengan situasi yang terjadi. Sebelum membubarkan diri dengan tertib, warga yang sedari tadi mendapat penjelasan singkat mengenai kondisi keuangan kas Pemko Medan satu persatu mengisi lembaran kertas yang bertuliskan lembar aspirasi.

“Sampai tahun 2021 nanti, kita harus berhemat. Beli yang seperlunya aja, jangan terlalu berlebihan. Ke depan kita nggak tahu situasinya seperti apa,” tutup Butong sambil melepas warga yang hendak menuju rumah masing-masing. (bdh/ali)