Tahun 2020 RSU Kabanjahe Mulai Dibangun di Lahan 3,6 HA

oleh

KARO – Kabar gembira buat masyarakat Kabupaten Karo. Sesuai arahan dari pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), Pemkab segera akan membuat perencanaan pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Kabanjahe.

Sesuai dengan rencananya, RSU yang memiliki standar akreditasi itu akan dibangun diatas lahan 3,6 hektare, tepatnya di Desa Rumah Kabanjahe, Kec.Kabanjahe.
keterangan diperoleh Posmero Medan, Pemkab Karo telah berkonsultasi dan mendapat arahan dari Kemenkes bidang sarana dan prasarana. Dan anjurannya, Pemda Karo melalui Rumah Sakit Umum (RSU) Kabanjahe, supaya segera studi banding ke Rumah Sakit yang memenuhi standard akreditasi rumah sakit dan syarat pelayanan kesehatan.

Untuk itu RSU Sanjiwani Kabupaten Gianyar Denpasar Bali, adalah RSU yang menjadi pilihan tepat sesuai petunjuk bidang Sarana dan Prasarana Kementerian Kesehatan RI.
“Dasar petunjuk ini, kami melakukan studi banding ke RSU Sanjiwani Gianyar, Jumat kemarin,” kata Direktur RSU Kabanjahe, Dr Arjuna Wijaya yang juga dihadiri Bupati Karo Terkelin Brahmana SH.

BACA JUGA..  Belum Kantongi PBG, Pemkab Samosir Hentikan Sementara Operasional Empat Bangunan Usaha

Pemaparan itu juga dihadiri Ketua TP PKK Kab Karo Ny.Sariati Terkelin Brahmana, Ka Bappeda Ir Nasib Sianturi Msi, Kadis Kesehatan Drg. Irna Safrina Meliala,M, Kes, dr. Johanis Sitepu M.Kes, Pejabat Pembuat komitmen RSU, Ida Kabid LHK, Agnes Hiasanta Br Tarigan SKM, Ka Tata Usaha RSU Hiskia Erikson Sebayang, Pejabat Pengadaan RSU Magraniy Br Perangin Angin SKM, Kabid Data dan perencanaan dan Bendahara pengeluaran Noralista.

“Terima kasih telah menyambut kami dengan baik dan dapat dijelaskan bahwa rombongan studi banding dari pemerintah Kabupaten Karo ini bertujuan untuk melihat perencanaan dan struktur ruang pembangunan rumah sakit umum daerah, sesuai arahan Kementerian Kesehatan RI, ” kata Terkelin Brahmana SH, yang sebelumnya mendapat penyambutan oleh Direktur RSU Sanjiwani Gianyar.

“Selain itu, dalam kesempatan ini kami dapat melihat secara langsung pembangunan fisik, desain kultural-nya memiliki kearifan lokal setempat seperti ini, akan kami adopsi kedepan untuk rencana pembangunan RSU Kabanjahe,” tambah Terkelin.

BACA JUGA..  Farianda Kembali Maju jadi Calon Ketua PWI Siumut

masih Bupati, katanya, kuat alasan rencana RSU Kabanjahe akan dibangun di lokasi lahan baru. Karena lahan yang lama sekarang ini, adalah milik moderamen GBKP, selanjutnya pihak GBKP sebelumnya telah memberikan pinjam pakai kepada Pemkab Karo, sesuai hak alas Tanah HGB No. 316.

“Untuk itulah, kami ingin membangun RSU Kabanjahe. Namun demikian kami membutuhkan informasi dan pedoman dari pihak RSU Sanjiwani Gianyar, semoga dapat bermanfaat bagi kami seterusnya dalam menatakelola RSU khususnya,” jelas Terkelin.

Sementara Direktur RSU Sanjiwani Gianyar dr. Ida Komang Upeksa, mengungkapkan apresiasi atas kedatangan rombongan Bupati Karo.
“Kami ucapkan terimakasih atas kunjungan Pak Bupati dan rombongan yang begitu antusias dan bersahabat, walaupun baru pertama kali ini jumpa. Beliau cepat berinteraksi dalam mendengarkan penjelasan awal mula RSU Sanjiwani Gianyar telah lulus akreditasi,” ungkapnya.

“Di lain waktu, kami pihak RSU Sanjiwani Gianyar jika ada kesempatan akan berkunjung ke Pemda Karo untuk lebih erat menjalin hubungan, sebab menurut pak Bupati tadi, daerah Bali hampir memiliki kesamaan dalam parawisata dengan Kabupaten Karo,” ujarnya.

BACA JUGA..  HUT ke-65 Bank Sumut, Bupati Tapanuli Utara Dorong Optimalisasi KUR untuk Masyarakat

di tempat yang sama, Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi Msi mengatakan, “Kami sudah melayangkan proposal ke Kemenkes RI tahun 2019 ini, untuk meminta dana sebesar Rp57 miliyar agar RSU Kabanjahe dapat kita bangun melalui dana Kemenkes RI,” ucapnya.

“Jumlah dana yang disetujui kita belum tahu, tapi kita berharap mudah-mudahan dana tersebut cukup untuk membangun RSU Kabanjahe beserta fasilitas yang lainnya diatas lahan 3,6 hektare untuk mengimbangi RSU Sanjiwani Gianyar, yang sudah dibangun diatas lahan 2 hektar dengan dana Kemenkes RI, ” tandasnya.

Nasib Sianturi mengakhiri dengan mengatakan, bahwa mulai tahun ini Pemkab Karo akan berbenah melakukan pembangunan fisik di lahan yang baru. “Sehingga dengan turunnya bantuan dari Kementerian Kesehatan pada tahun 2020, akan mempercepat terwujudnya RSU Kabanjahe yang baru,” pungkasnya. (nic/tob)