POSMETRO MEDAN – Polrestabes Medan bersama Ditresnarkoba Polda Sumatera Utara, BNN, dan TNI menggempur lokasi yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba di Jalan Brigjen Katamso, Gang Nasional, Kecamatan Medan Maimun, Senin (19/10/2026).
Dalam operasi gabungan yang dipimpin Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak tersebut, petugas menangkap MR (27), warga Jalan Sei Mati, Gang Bunga, yang diduga menjadi pengedar utama di kawasan itu.
Penggerebekan dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat mengenai maraknya aktivitas transaksi narkoba. Hasil penyelidikan mengarah kepada MR yang diduga aktif menjual barang haram di Gang Nasional.
Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha, S.H., S.I.K., M.I.P., mengatakan petugas menyita dua paket sabu siap edar, hampir satu ons ganja kering, timbangan elektrik, serta sejumlah uang dari tangan terduga pelaku.
Namun, operasi tersebut tak berhenti pada penangkapan. Petugas juga menemukan dua barak yang diduga digunakan untuk aktivitas narkoba.
Kedua bangunan itu kemudian dihancurkan dan dibakar agar tidak kembali dimanfaatkan untuk kegiatan serupa.
“Dua barak narkoba yang kami temukan kami hancurkan dan kami bakar. Ini komitmen kami bersama tim gabungan untuk menjadikan tempat ini bersih dari peredaran narkoba,” tegas Rafli.
Buru Pemasok, Gang Nasional Jadi Zona Pantauan
Polisi menyadari penghancuran barak tidak serta-merta memutus peredaran narkoba. Tanpa membongkar jaringan pemasok, aktivitas serupa berpotensi kembali muncul di lokasi lain.
Karena itu, penyidik kini memburu orang yang diduga memasok narkoba kepada MR. Kawasan Gang Nasional juga akan terus dipantau guna mencegah lokasi tersebut kembali menjadi tempat transaksi narkoba.
“Kami akan jadikan tempat ini zona pantauan kami agar tidak ada lagi peredaran narkoba di tempat ini. Kami juga sedang mengejar pemasok narkoba kepada pelaku,” ujarnya.
Rafli menegaskan, pemberantasan narkoba membutuhkan langkah berkelanjutan, mulai dari penindakan terhadap pengedar, pemutusan jaringan pemasok, hingga pemulihan pengguna narkoba.
Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.
“Pulihkan para pengguna, putus mata rantai bandar narkoba, polisi bersama masyarakat,” tegasnya.
Editor: Oki Budiman











