Posmetromedan.com – Sempat melarikan diri, pembunuh Melani Sitompul (45) akhirnya ditangkap polisi saat bersembunyi di salah satu rumah kosong Komplek Pondok Surya, Medan.
Kapolsek Medan Barat Kompol Rosa Piliang mengatakan, pelaku bernama Ridwan Nasution alias Ridho (45). Pelaku dan korban merupakan warga Jalan Karya, Medan Barat. Korban dibunuh di kediaman pelaku, Jalan Karya, Gang Sepakat, Medan Barat.
“Pelaku yang membunuh teman wanitanya ditangkap beberapa jam usai pembunuhan saat bersembunyi di dalam rumah kosong,” kata Rosa, Kamis (25/4/2024).
Dia mengatakan Ridho telah ditahan di Polsek Medan Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sejauh ini, diketahui Ridho merupakan residivis.
“Pelaku ini residivis, banyak kasusnya. Ini dia juga mengaku baru siap menggunakan narkoba jenis sabu,” ucapnya.
Terungkapnya pembunuhan ini bermula ketika warga sekitar bernama Tina mendengar korban berteriak minta tolong dari rumah Ridho pada Rabu (24/4/2024) sore. Tina lalu memanggil sejumlah orang untuk mengecek suara tersebut.
“Tadi awalnya korban ini berteriak minta tolong. Terus saya panggil lah pemuda di seberang untuk membantu mengecek,” kata Tina saat diwawancarai di lokasi Rabu (24/4/2024) malam.
Setelah berada di depan rumah Ridho, dia bersama warga memutuskan mendobrak pintu. Mereka pun digegerkan dengan kondisi korban yang telah tewas di dalam kamar. “Korban meninggal dengan posisi meringkuk di dalam kamar. Ada sejumlah luka lebam di tubuhnya. Bahkan ada luka sayatan,” ujarnya.
Tina menyebut warga sempat melihat pelaku di dalam rumah. Akan tetapi, tak lama kemudian Ridho melarikan diri lewat belakang rumahnya. “Pelaku teman pria korban,” ucapnya.

Dikenal Pengedar Sabu
Ridwan Nasution alias Ridho (45), pembunuh Melani Sitompol disebut suka membuat resah di sekitar tempat tinggalnya. Selain kerap menimbulkan kegaduhan, pria ini dikenal sebagai pengedar sabu.
Parahnya, dia diketahui sering melakukan tindakan asusila kepada bocah perempuan. Ridho tinggal di rumah orangtuanya. Sementara orangtuanya tidak tinggal di sana.
Orangtuanya memilih pergi dari rumah lantaran Ridho berprilaku kasar. “Pelaku ini sering menganiaya mamaknya, makanya orangtuanya nggak mau tinggal di situ,” ujar warga sekitar, Kamis (25/4/2024).
Pelaku sudah menikah dan memiliki anak. Namun pernikahan tersebut kandas. Pelaku bahkan sempat ingin membakar mantan istrinya sebelum bercerai.
“Dia ini sering KDRT, istrinya mau di bakar makanya istrinya itu lari,” sebut sumber sembari mengungkap jika hubungan pelaku dan korban hanya sebatas teman kencan. (*)
Reporter: Oki Budiman
Editor: Hiras Situmeang











