PERUMAHAN WEB

Empat Kawanan Begal Sadis Ditangkap Polsek Medan Baru

oleh
Inilah wajah keempat pelaku begal sadis terhadap para korbannya. Kelompok ini selalu membawa parang, kelewang bahkan senpi mirip pistol. Kelompok ini juga tidak segan-segan membacok para korbannya. (Oki Bydiman/Posmetromedancom)

POSMETROMEDAN.com – Reskrim Polsek Medan Baru, Polrestabes Medan berhasil mengungkap kasus pelaku begal sadis dengan modus membawa parang lalu menendang stang sepeda motor korban, dan melarikan sepeda motor milik korban.

Dalam pengungkapan ini sebanyak empat pelaku diamankan yang satu diantaranya masih berusia 17 tahun dengan inisial NPB.

Sedangkan tiga pelaku berstatus remaja atas nama Edo Berma Bukit (21), Ivantinus Samuel Naibaho (20), dan Rio Sitepu (19).

Kapolsek Medan Baru Kompol Ginanjar Fitriadi didampingi Kanit Reskrim AKP Harjuna Bangun mengatakan, keempat pelaku ditangkap atas laporan korban Aprilius Ivan Telaumbanua (23) warga Jalan Danau Singkarak, Kelurahan Sei Agil, Kecamatan Medan Barat.

“Peristiwa pembegalan tersebut terjadi pada hari Selasa tanggal 14 Maret 2023 sekitar pukul 03.00 WIB, pelapor saat itu melintas di Jalan Cikditiro Medan tiba-tiba korban dipepet oleh enam orang laki-laki yang tidak dikenal mengendarai sepeda motor sembari mengancam korban dengan menggunakan senjata tajam jenis Kelewang,” jelas Kompol Ginanjar, Minggu (25/6) malam.

BACA JUGA..  Tercyduk Main Judi, Pria 66 Tahun Ditahan

Dalam aksi pembegalan tersebut, lanjut Kapolsek, korban mengatakan para pelaku mengambil HandPhone korban dari box motor korban, dan salah satu pelaku ada yang menodongkan korban menggunakan mirip senjata api jenis pistol.

“Melihat aksi pelaku, korban langsung menyelamatkan diri masuk ke dalam kantor dinas pendidikan.

Sedangkan para pelaku langsung melarikan motor dan mengambil HandPhone korban yang ada di dalam jok sepeda motor dimana di dalam jok tersebut ada tas milik korban berisikan uang tunai Rp.600.000,” sebut Kapolsek.

Petugas yang menerima laporan korban langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan para pelaku dari dari sebuah kos – kos di Jalan Sei Belutu, Medan.

BACA JUGA..  Hajab ...!!! Mal Centre Point Diultimatum, Seminggu Tak Bayar Pajak, Bangunan Langsung Dibuldozer

“Saat dilakukan penggerebekan dan penggeledahan ditemukan barang bukti 1 buah parang, 1 buah pisau sangkur bayonet, 1 buah kenakel berbentu kepalan tangan dan 1 buah pisau pemotong roti dari dalam kamar kos milik teman perempuan para pelaku,” ungkap Kapolsek.

Selanjutnya untuk pemeriksaan lebih lanjut para pelaku berserta barang bukti lainnya berupa 3 unit kendaraan sepeda motor, senjata tajam dibawa ke kantor Polsek Medan Baru.

Dihadapan petugas kepolisian, para pelaku mengakui perbuatannya yang telah melakukan pembegalan dibeberapa wilayah hukum Polrestabes Medan.

“Pelaku ini telah lima kali melakukan aksi pembegalan, yang pertama pada Bulan Maret 2023 di Jalan Cikditiro Depan Dinas Pendidikan & kebudayaan.

Kemudian yang kedua pada Bulan Juni 2023 di lokasi Pasar III Depan Point Futsal, lalu aksi yang ketiga dilakukan pada Bulan Juni 2023 di atas fly over Jamin Ginting,” jelasnya.

BACA JUGA..  Curi Tas, 2 Pria Gondrong Diringkus

Sedangkan untuk dua lokasi lainnya para pelaku melakukan aksinya di  Bulan Juni 2023 di lokasi Simpang Pemda dan di seputaran Titi Kuning.

“Para pelaku dipersangkakan Pasal 365 ayat 2 dengan ancaman 12 tahun penjara,” ucapnya.

Sementara itu Kanit Reskrim AKP Harjuna Bangun S.Sos MH menambahkan dalam aksinya para pelaku berjumlah 8 orang dan setiap beraksi paling sedikit 6 orang.

“Jadi salah satu aksi para pelaku ini yang terjadi di Play Over Simpang Pos wilayah Polsek Delitua, disitu pelaku membacok punggung korban menggunakan parang.

Saat ini petugas masih melakukan pengembangan terhadap para pelaku lainnya dan kita minta untuk segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas terukur,” tutup Harjuna. (*)

Reporter: Oki Budiman
Editor: Maranatha Tobing