Dibungkus Kantong Plastik, Mayat Bayi Baru Lahir Terapung di Parit 

oleh -109 views

POSMETROMEDAN.com – Mayat bayi terapung di parit bikin geger masyarakat di Kampung Melayu, Kelurahan Pematang Tanah Jawa, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Kamis (5/8/2021).

Kapolsekta Tanah Jawa Kompol Selamat melalui Kanit Reskrim Iptu JW Saragih, langsung melakulan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kolasi. Sebelumnya pihaknya mendapat laporan dari masyarakat atas temuan tersebut. Diperkirakan bayi malang itu baru dilahirkan 2 hari.

Sesuai informasi, saksi Siti Maimunah Pulungan mencium bau busuk dibelakang rumahnya di bendar Cabang perumahan SD Negeri Kampung Melayu, Kelurahan Pematang Tanah Jawa Kecamatan Tanah.

BACA JUGA..  Gelar Vaksinasi Massal, Masyarakat Sumut Apresiasi Akabri 98

Selanjutnya Siti Maimunah Pulungan membersihkan sampah di bendar tersebut, lalu Siti Maimunah memanggil tetangganya Iraan, Roby Lubis dan Satria untuk mencari asal bau busuk tersebut.

Mencari asal bau busuk tersebut para saksi menemukan bau busuk di dalam plastik kresek warna merah di aliran air/bendar Cabang di belakang rumah Junet Lubis dan ditemukan bungkusan plastik kresek berisikan seorang Mayat Bayi Baru Lahir,

BACA JUGA..  Masyarakat Puncak 2000 Siosar Surati Menteri LHK, Meminta PT BUK Tidak Diberi Izin Kelola Hutan

Selanjutnya Satria mengambil/mengangkat plastik kresek berisikan sesosok mayat bayi baru Lahir tersebut dari dalam bendar Cabang dan meletakkanya ke benteng sawah dekat bendar Cabang tersebut.

Petugas kepolisian Polsekta Tanah Jawa yang memperoleh informasi sebelumnya langsung menghubungi dr. Widia Saragih Kapuskesmas Tanah Jawa untuk datang ke TKP dan melakukan pemeriksaan luar terhadap bayi baru lahir dan ditemukan plasenta bayi masih ada dan kulit melepuh.

BACA JUGA..  Pembelian Mobil Dinas Bupati Karo dan Wakil Rp1,9 Miliar Disorot, Kabag Umum Sekretariat Tantang Wartawan

Dugaan sementara pelaku setelah melahirkan, lalu bayi yang baru dilahirkan dimasukkan ke plastik kresek warna merah lalu membuangnya ke bendar yang airnya mengalir.

Tidak ada barang bukti ditemukan pada saat di TKP, kemudian petugas langsung membuat permintaan autopsi dan melakukan penyelidikan terhadap pelaku. (lin/gib)

EPAPER