Dendam Lama, Mabuk Berat, Manurung Dibunuh Sinaga

oleh -145 views

POSMETROMEDAN.com-Pembunuhan Polman Manurung terungkap. Pria 43 tahun itu dihabisi temannya sendiri. Korban dibunuh saat sudah mabuk sehabis minum tuak.

Petugas Reskrim Polsek Pancur Batu berhasil menangkap dua tersangka. Awalnya polisi menangkap pelaku utama, kemudian penadah sepedamotor korban yang dijual pelaku.

Pelaku utama adalah Damiyanton Sinaga alias Ian (32) warga Jalan Jamin Ginting, Gang Keraton, Kelurahan Kemenangan Tani, Kecamatan Medan Tuntungan.

Sedangkan penadah bernama Adi Surahman (35) warga Jalan Palas 7B, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan.

Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu Iptu Amir Sitepu SH mengatakan, mayat korban ditemukan di Jalan Suka Damai Dusun II Desa Salam Tani Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deliserdang, Rabu (7/7/2021) sekira pukul 07.45 WIB.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menyimpulkan mayat Manurung merupakan korban pembunuhan. Petugas Reskrim langsung melakukan penyelidikan.

BACA JUGA..  Polres Langkat Ringkus 3 Pelaku Curas dan 1 Kurir Ganja 

“Hasil penyelidikan pada hari Sabtu (10/7/2021) sekira pukul 17.00 WIB, Tekab Polsek Pancur Batu mendapat informasi bahwa tersangka berada di lokasi KAP (warung kopi),” ungkap Iptu Amir, Minggu (18/7).

Tanpa buang waktu, petugas menuju warung kopi yang disebut informan. Pelaku berhasil ditangkap kemudian dibawa pengembangan sekaligus mencari barang bukti.

“Saat pengembangan, pelaku melarikan diri,” tutur Iptu Amir.

Melihat pelaku melarikan diri, petugas langsung melakukan pengejaran. Pelaku kemudian berhasil diamankan.

Pelaku kemudian kembali dibawa untuk menunjukkan barang bukti sepeda motor yang dibawa pelaku kabur. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan seorang penadah bernama Adi Surahman.

“Hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya dengan sengaja membunuh korban,” sebut Iptu Amir.

BACA JUGA..  Takut Ditembak, Tahanan Kabur Kembali ke Polsek

“Alasan pelaku, korban pernah mencuri pancingan milik pelaku. Oleh sebab itu pelaku dendam terhadap korban dan merencanakan membunuh korban,” sambungnya.

Kepada penyidik, pelaku mengaku pada Selasa (6/7/2021) sekira pukul 21.00 WIB, pelaku dan korban minum tuak. Keduanya pun mabuk berat.

Damiyanton Sinaga alias Ian

Dalam kondisi mabuk, pelaku mengajak korban pulang dengan mengendarai sepeda motor milik korban. Saat itu pelaku membawa sepedamotor, sedangkan korban dibonceng.

“Tapi pelaku dan korban bukannya pulang, tapi pelaku membawa korban ke TKP ditemukannya korban tergeletak,” sebut Iptu Amir.

Ketika pelaku dan korban tiba di TKP, pelaku berhenti dan korban turun dari sepeda motor. Tiba-tiba pelaku memukul wajah korban dan menghantukan kepala bagian belakang korban ke aspal.

“Akibatnya korban berlumuran darah dan tidak sadarkan diri,” kata Iptu Amir.

BACA JUGA..  Dendam Dilaporkan Nyabu, Pegawai Bakar Rumah Kalapas

Kemudian pelaku mengambil barang-barang dan sepeda motor milik korban. Selanjutnya pelaku menjual sepeda motor tersebut kepada penadah (Adi Surahman) seharga Rp 2.000.000.

Hasil jarahan itu kemudian digunakan pelaku untuk membeli HP android bekas merek Xiomi warna silver seharga Rp 500.000. Sisanya untuk keperluan sehari-hari pelaku.

“Pelaku penadah mengakui benar telah membeli 1 unit sepeda motor Honda Repsol warna hitam orange dari pelaku pembunuhan tersebut seharga Rp2 juta,” jelas Iptu Amir.

Kini kedua pelaku sudah ditahan di Polsek Pancur Batu.

“Korban merupakan warga Jalan Bunga Sedap Malam I, Kelurahan Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan. Laporan Polisi Nomor : LP/05/VII/2021/Restabes Medan/Sek Pancur Batu Tanggal 06 Juni 2021,” pungkasnya.(bbs)

EPAPER