Satgas Pamtas Yonif Raider 100/PS Iringi Musik Ibadah Gereja Bethel, Jemaat Menangis Haru

  • Whatsapp

POSMETROMEDAN.COM–Anggota Satgas Pamtas Yonif 100/PS bersama masyarakat melaksanakan ibadah di Gereja Bethel Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, Minggu (2/8/20). Gereja ini digembalai oleh Bapak Titus Zikwa sebagai Bapak Gembala gereja.

Anggota dipimpin oleh Dansiwat Serma Pardosi, Dansi Mayon Serka M. Hutapea dan Dansi Intel Sertu Fajar Manalu.

Bacaan Lainnya

“Sebagai hamba yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, hendaknya kita selalu beribadah dengan maksud untuk menyembah, memuliakan dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Komandan Satgas Yonif Raider 100/PS, Mayor Inf M. Zia Ulhaq, Minggu (2/8/2020).

“Serta sebagai wujud rasa syukur atas nikmat dan karunia yang telah diberikan kepada kita,” sambung Mayor Zia Ulhaq.

Personel Satgas Raider 100/PS, Pratu Zega memainkan alat musik keyboard untuk mengiringi kidung-kidung pujian jemaat.

Suasana seketika cair, masyarakat pun bersuka cita karena kidung pujian dimeriahkan dengan musik yang dimainkan Pratu Zega.

“Dalam kegiatan ibadah ini tentunya kami juga memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar pelaksanaan tugas pengamanan perbatasan selama 9 bulan ke depan di wilayah Kabupaten Keerom ini selalu berjalan lancar,” tutur Mayor Zia Ulhaq.

“Selain itu, hubungan yang baik dengan masyarakat setempat sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI rakyat tetap terpelihara,” sambungnya.

Kakak Alince, salah seorang jemaat gereja Bethel yang saat itu ikut beribadah mengaku, kehadiran anggota Satgas Yonif 100/PS membawa suasana kebersamaan dan kekeluargaan bagi masyarakat.

“Kami sangat bahagia dan terharu atas kedatangan bapak tentara, karena telah memeriahkan ibadah kami dengan mengiringi acara dengan musik yang sangat indah,” kata Alince sembari menitikkan air.

“Tiada balasan dari kami, semoga Tuhan yang membalaskan kebaikan saudara bapak-bapak tentara sekalian,” lanjutnya sambil mengusap air mata penuh haru.

Selain melaksanakan tugas pokoknya yakni pengamanan perbatasan RI-PNG, prajurit juga memberikan pelayanan dan pengetahuan kepada warga. Baik kesehatan, pendidikan dan tata cara bercocok tanam.

Kemudian, bagi prajurit yang Nasrani melakukan ibadah bersama setiap hari Minggu seperti yang dilakukan saat ini.(*)

Pos terkait