Tembak Dagu Sendiri, Bripka Mangara Pasaribu Diduga Stres

oleh

SERGAI-Bripka Mangara Alva Pasaribu, menembak dagunya sendiri hingga tewas. Personel Polsek Tebingtinggi itu diduga mengalami stress.

“Intinya dia ada sakit di punggung. Mungkin ini yang membuat dia stres,” ucap Kapolres Serdangbedagai AKBP Robin Simatupang di lokasi kejadian, Desa Gempolan, Kecamatan Sei Bamban, Rabu (3/6/2020).

Selama ini, korban sudah bolak-balik berobat. Selain ke rumah sakit, korban juga mencoba pengobatan tradisional.

BACA JUGA..  Kejari Humbahas Terima Perkara Badega Sihite Sesuai Hukum Acara Pidana

Sampai sekarang katanya penyakit tersebut belum juga bisa sembuh.

“Dia bunuh diri menggunakan senpi miliknya,” tutur kapolres.

“Ini rumah orangtuanya dia datang ke rumah orangtuanya pagi hari. Cuma satu kali letusan,” sambungnya.

Diketahui, senpi yang dipegang korban berjenis revolver S&W BBL AFD 9473. Korban tewas di dalam rumah ibunya, Ngolu Aruan (59).

BACA JUGA..  Pangdam I/BB Serahkan Bantuan Kemanusiaan Banjir Lahar Dingin di Sumbar

Sebelumnya disebut-sebut, korban datang karena ingin menjenguk ibunya yang sedang sakit. Ibu korban ikut shcok akibat kejadian itu.

Korban meninggalkan satu orang orang istri dan dua orang anak. Hingga kini, kasus ini masih jadi buah bibir warga sekitar.(sal/son)