Tak Ditangkap Polisi, Gudang Pengoplosan Gas Subsidi di Sampali Digrebek TNI AL

oleh
Gudang Elpiji Digrebek TNI

POSMETRO MEDAN – Meski tak dapat ditangkap Polisi, Tim Quick Response Kodaeral I dapat menggerebek lokasi dugaan pengoplosan elpiji bersubsidi di Jalan Damar Wulan, Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (17/10/2026) dini hari. Dalam peristiwa itu, Petugas mengamankan lima orang beserta 247 tabung elpiji ukuran 3 kilogram.

Menurut warga, gudang tersebut sudah cukup lama beroperasi dan baru kali ini digrebek aparat.

“, sudah lama juga gudang itu dicurigai tapi tak ada polisi yang bertindak, warga kaget saja TNI yang grebek, ” Ucap warga.

Dalam siaran persnya, Kadispen Kodaeral I, Kolonel Laut Wahyu Kurniawan, menyampaikan bahwa petugas turut menemukan tiga tabung ukuran 5,5 kilogram, 16 tabung ukuran 12 kilogram, serta 19 tabung ukuran 50 kilogram. Seluruhnya diamankan sebagai barang bukti dalam pengungkapan tersebut.

BACA JUGA..  Tarif Parkir Jalan Sugiono Rp10 Ribu, Dishub Medan Akui tak Sesuai Perwal

Selain ratusan tabung gas, petugas mengamankan mobil Mitsubishi L300 dan sepeda motor Yamaha Vega. Berdasarkan informasi awal, gas hasil pengoplosan diduga dipasarkan kepada pelanggan restoran, pabrik, serta bengkel las di Kota Medan.
Wahyu menegaskan bahwa praktik tersebut berpotensi mengganggu ketersediaan elpiji bersubsidi bagi masyarakat yang berhak serta menimbulkan risiko keselamatan.

BACA JUGA..  Sarang Narkoba Digeledah, 3 Pria Diamankan, 11 Bong Disita!

” Kelima terduga pelaku dan barang bukti diserahkan ke Polrestabes Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut” Pungkasnya. ( Wan)

EDITOR : Putra