POSMETRO MEDAN – Puluhan warga yang berada di Kecamatan Munte, Kabupaten Karo, dihebohkan atas terjadinya aksi tawuran kelompok pelajar dari Desa Kineppen dan Desa Buluh Naman, Minggu (3/8) dini hari.
Tawuran ini terjadi tempat di kawasan Simpang Desa Buluh Naman, Dusun Bertah. Tidak lama berselang, personel Polsek Munte langsung turun ke lokasi dan membubarkan aksi tawuran tersebut.
Penanganan dipimpin langsung Kanit Reskrim, Ipda Azis Tarigan bersama sejumlah personel lainnya.
“Pembubaran dilakukan secara tegas namun tetap mengedepankan pendekatan humanis. Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan fasilitas umum dalam kejadian tersebut,” kata Kapolsek Munte, AKP D Tambunan.
Pihak kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti, yakni senjata tajam (sajam) dan botol berisi bensin yang diduga disiapkan untuk aksi kekerasan.
“Temuan ini menunjukkan bahwa tawuran ini sudah direncanakan, dan tidak bisa dianggap enteng. Kami akan mendalami kasus ini dan mengambil langkah tegas,” jelas Kapolsek.
Guna mencegah kembalinya aksi tawuran, Polsek Munte telah menjadwalkan pertemuan khusus dengan para pemangku kepentingan dari kedua desa.
“Kami sudah mengundang Kepala Desa Kineppen dan Kepala Desa Buluh Naman untuk hadir dalam pertemuan mediasi yang akan digelar di Aula Polsek Munte pada Selasa, 5 Agustus 2025,” ucapnya.
“Tujuannya adalah menjembatani komunikasi antar pihak dan merumuskan solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terulang,” sambung Kapolsek.
Menutup, ia juga mengimbau masyarakat khususnya orang tua dan pihak sekolah, agar lebih memperhatikan pergaulan serta aktivitas anak-anak mereka di luar jam sekolah.
Editor : Oki Budiman












