POSMETRO MEDAN – Warga Kute Kota Cane, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara mengeluhkan kondisi lampu penerangan jalan umum (PJU) yang sudah lebih dari satu bulan padam.
Pantauan di lapangan, sebagian besar lampu di sepanjang jalan seputaran Kute Kota Cane tidak menyala saat malam hari, sehingga kondisi jalan menjadi gelap gulita dan rawan kecelakaan serta tindak kejahatan.
“Warga heran dengan kinerja Dinas DLHK, apa tidak tahu mereka bahwa sebagian lampu di jalan Kute Kota Cane padam,” keluh salah seorang warga kepada Posmetromedan, Kamis (15/10).
Menurut warga, seharusnya DLHK sigap melakukan perawatan karena masyarakat setiap bulan sudah dibebankan pajak penerangan jalan umum (PPJU) melalui pembayaran listrik.
“Padahal kita masyarakat setiap pembayaran listrik sudah dipotong untuk bayar pajak buat lampu jalan. Tapi kenapa lampu jalan kami dibiarkan padam berbulan-bulan?” protes warga.
Warga Kute Kota Cane juga mendesak aparat penegak hukum untuk turun tangan melakukan pengawasan terhadap anggaran pemeliharaan lampu jalan.
“Dan kita desak Polres Agara untuk segera melakukan penyelidikan terhadap anggaran yang ada di DLHK. Bila ada temuan yang merugikan negara, proses sesuai hukum yang berlaku,” tegas warga.
Posmetromedan telah melakukan konfirmasi kepada Kadis DLHK Agara, Ahmad Yani, pada Kamis (15/10) melalui pesan WhatsApp mempertanyakan berapa anggaran untuk pemeliharaan lampu jalan dan kenapa lampu jalan sudah sebulan lebih sebagian padam tidak ada perbaikan.
Sampai berita ini tayang, belum ada jawaban resmi dari Kadis DLHK Agara Ahmad Yani.(Zal)
EDITOR : Putra











