2 Vario Tabrakan, 1 Orang Tewas

oleh
oleh
Polisi melakukan olah TKP.

POSMETRO MEDAN – Dua Honda Vario tabrakan di Kelurahan Kristen, Kecamatan Siantar Selatan, menyebabkan 1 orang tewas

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pematangsiantar, Ipda Esron Pasaribu, Rabu (14/10/2026) mengatakan kecelakaan melibatkan Honda Vario BK 5575 BI dan Honda Vario BB 3849 CF.

Kecelakaan pada Senin (12/10/2026) sekitar pukul 09.50 WIB itu diketahui, setelah petugas piket Unit Gakkum menerima laporan dari warga setempat.

Petugas langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menggali keterangan saksi.

BACA JUGA..  Tabrakan Beruntun, Angkot Ringsek Dihantam 2 Truck di Perbaungan

“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pengendara Vario BK 5575 BI, Putri Juli Yanti Panggabean, saat itu membonceng Evalina Ansari. Kendaraan melaju dari arah Jalan Laguboti Atas menuju ke bawah,” ungkap Esron.

Setibanya di persimpangan Jalan Tarutung, dari arah samping muncul Honda Vario BB 3849 CF yang dikendarai Chandro Gultom bersama Asna Sitio.

Kendaraan Chandro diketahui bergerak dari arah Jalan Tarutung Atas menuju Jalan Gereja.

BACA JUGA..  Bukan Kucing atau Anjing, Landak Besar Malah Nyasar ke Garasi Warga

Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, benturan keras tak terelakkan. Kedua kendaraan beserta para pengendara dan penumpangnya terjatuh ke badan jalan.

“Akibat tabrakan tersebut, para pengendara dan penumpang dari kedua sepeda motor jatuh tersungkur dan mengalami luka-luka cukup serius,” tambah Esron.

Para korban sempat dievakuasi oleh warga dan petugas ke RS Vita Insani, untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Namun, Asna Sitio, penumpang Honda Vario BB 3849 CF, meninggal dunia akibat luka parah yang dideritanya.

BACA JUGA..  Kecelakaan Beruntun, Sopir Angkot Tewas, 9 Orang Luka

“Korban meninggal dunia atas nama Asna Sitio langsung kita evakuasi ke RSUD Djasamen Saragih untuk proses visum et repertum,” jelasnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti dan melakukan rekonstruksi untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut.

“Untuk pemicu utama kecelakaan, saat ini masih dalam proses penyidikan mendalam oleh tim Unit Gakkum,” pungkas Esron. (bbs)