Hantam Kepala Pakai Batu, Korban Minta Polisi Segera Tangkap Para Pelaku

oleh
Teks foto : Koban dengan kepala bersimbah darah. (ISTIMEWA/POSMETRO) 

POSMETRO MEDAN – Seorang warga bernama Ishar (58) warga Jalan Gereja, Gang Bersama, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, menjadi korban pengeroyokan hingga mengalami luka serius.

 Dalam kondisi bersimbah darah, ia mendatangi Polsek Medan Barat, Rabu (27/8) untuk melaporkan peristiwa tersebut.

 Usai membuat laporan pengaduan, kondisi korban yang semakin parah membuat pihak kepolisian segera membawa Ishar ke Rumah Sakit Royal Prima guna mendapatkan perawatan medis.

BACA JUGA..  Telkomsel Edupreneur Youth Season 2, Siswa Sumut dan Aceh Berkesempatan Dapat Beasiswa Kuliah  

 Keesok harinya, Kamis (28/8), Ishar kembali ke Polsek Medan Barat untuk memberikan keterangan lebih lanjut terkait dugaan penganiayaan yang dialaminya tersebut sesuai yang tertuang dalam laporan polisi nomor : LP/B/251/VIII/2025/SPKT/Polsek Medan Barat/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara.

 Ishar menuturkan, bahwa insiden tersebut bermula dari cekcok mulut dengan salah satu pelaku berinisial J. Perselisihan itu kemudian memicu aksi pengeroyokan oleh beberapa orang yang diduga teman-teman J.

BACA JUGA..  APP Ajak Warga Mengimplementasikan Nilai-nilai Pancasila Dalam Kehidupan

 “Salah satu pelaku menghantam kepala saya dengan batu besar hingga luka parah. Kejadian itu tepat di depan kantor advokat milik EGPL,” ungkap Ishar.

 “Jadi saya diserang orang-orang yang diduga suruhan J. Untung saja ada warga yang melerai, sehingga nyawa saya bisa terselamatkan,” katanya.

 Dia juga berharap kepada pihak kepolisian untuk segera menindaklanjuti laporannya tersebut dan memberikan kepastian hukum atas dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama itu.

BACA JUGA..  Proyek Revitalisasi Rp913 Juta di SDN Muara Situlen Disorot LIRA Agara, Cat RKB Belang-Belang

 “Saya minta para pelaku segera ditangkap agar tidak menimbulkan keresahan lagi di lingkungan kami,” harapnya.

Editor : Oki Budiman