Asriludin “Keok”, Binsar Sitanggang Kembali Jadi Sekwan DPRD Deli Serdang

oleh
Pemkab Deli Serdang

POSMETRO MEDAN– Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan kerap kali ketika mengambil kebijakan pencopotan atau pemberhentian pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang tepat karena adanya kesalahan fatal.

Namun ironisnya kali ini ia melakukan kesalahan persepsi. Dari 5 pejabat Eselon II yang dicopotnya itu, satu diantaranya Binsar Sitanggang yang sebelumnya menjabat Seketaris Dewan (Sekwan) DPRD Deliserdang kembali menjabat.

Hal ini menimbulkan anggapan masyarakat yang kontradiktif dengan tindakan yang dilakukan oleh Asriludin Tambunan sebagai seorang Bupati yang dianggap tegas dan konsisten dalam 100 hari kerjanya. Sejumlah pihak menilai kalau Asriludin “Keok” kalah atau kontradiktif (berlawanan) dengan kebijakannya sendiri setelah mengangkat kembali Binsar Sitanggang menjadi Sekwan terhitung 16 Juni 2025.

Selama Asriludin menjabat Bupati Deliserdang telah mencopot pejabat Eselon II diantaranya Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (Perkimtan), Heriansyah Siregar dan Kadisnaker, Budi Sinaga, Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kurnia Boloni Sinaga, Sekwan DPRD Deliserdang Binsar Sitanggang dan Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Ari Mulyawan.

BACA JUGA..  Dugaan Lobi Bintang Paripurna: Direksi RSUD Amri Tambunan Jamu Makan Malam Tim Surveior KARS di Tengah Proses Penilaian

Binsar Sitanggang dan Ari Mulyawan dicopot dihari yang sama pada 7 Mei 2025. Berbeda dengan Ari Mulyawan yang merupakan anak dari Mantan Wakil Bupati Deliserdang Zainuddin Mars dua periode termasuk bersama Bupati Amri Tambunan yang merupakan orang tua dari Bupati Deliserdang Ludin.

Didapat informasi bahwa Binsar Sitanggang diangkat kembali setelah Bupati bertemu dengan Tokoh Masyarakat yang dikenal dekat dengan Binsar Sitanggang di Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang.

Padahal sebelumnya Bupati sangat pede dengan kebijakan copot mencopot sudah sesuai aturan dan karena adanya kesalahan yang dilakukan oleh sejumlah di lingkungan Pemkab Deliserdang.

Contohnya soal pencopotan yang dilakukannya pada sejumlah pejabat di dinas Perkim karena dirinya sudah bosan dan diingatkan beberapa kali.

BACA JUGA..  Bupati Taput Ikuti Fun Walk Dan Bulan Bakti Peternakan World Rabies Day

“Saya gak pakai lama lo, lama kali kalian kerjain, bosan saya. Jangan sampai bosan saya sama Perkim itu sampai bosan saya, makanya ya, cukuplah sampai dua bulan, ngak sampai dua bulan bosan saya, ya saya tindak. Uda dapat saya tadi tuh pak Sekda, siapa yang dapat ngerjain proyek di Perkim itu semua. Jadi gak wajar itu diberhentikan Kadisnya,” kata Ludin saat itu.

“Silahkan dia tuntut saya, saya bukakan itu. Saya bukakan ke persidangan manapun, saya bukakan. Saya tidak mau anda menjadi korban berikutnya untuk ini, rusak anggaran itu dibuatnya. Saya cukup ngasih tahu bapak ibu, sekali, dua kali, tiga kali, gak bisa juga ya Tiga kali saya bilang tidak jalan, saya selesaikan,” tambahnya.

Sedangkan sebelumnya bahwa pencopotan Sekwan DPRD Deli Serdang Binsar Sitanggang terkait dengan pengangkatan tenaga Honor bermasalah. Bupati sempat marah besar dengan kebijakan Binsar dalam masalah itu.

BACA JUGA..  Bupati Vandiko Dukung Pendirian SMA Plus Berasrama Katolik Santo Mikael di Samosir

Untuk tenaga honor di DPRD Deli Serdang memang banyak yang baru dimasukkan meski sudah ada aturan baru terkait larangan pengangkatan tenaga honor Pemkab Deli Serdang.

Sementara itu saat dikonfirmasi terkait dasar pencopotan atau penonaktifan Binsar Sitanggang dan dasar pengaktifan kembalinya sejumlah pejabat Pemkab Deli Serdang yang berkompeten menjawab memilih bungkam.

Abduh Rizali Siregar selaku Kepala Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) saat dikonfirmasi enggan menjawab hal itu. Begitu juga dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Deli Serdang, H Timur Tumanggor mengatakan kalau hal itu sebaiknya ditanyakan pada BKPSDM.

Kedua pejabat ini takut Bupati Asriludin marah karena memberikan statemen atas kebijakan yang dilakukannya hingga memilih bungkam.( Wan)

EDITOR : Rahmad