POSMETROMEDAN.com – Tim gabungan personil Polres Binjai dan Kodim 0203 Langkat beraksi, puluhan anggota geng motor kocar kacir. Beberapa sepeda motor berhasil diamankan.
Aksi ini dilakukan merespon laporan masyarakat atas tindakan kriminal jalanan yang kerap mengintimidasi ketenangan warga di Kota Binjai sekitarnya.
Tidak hanya mengintimidasi, tapi ulah kelompok anak-anak muda yang semakin beringas, belakangan ini sudah semakin berani menunjukkan jati dirinya dengan cara berkonvoi, lalu membuat keonaran di jalanan Kota Binjai.
Bahkan dalam konvoi dengan puluhan sepeda motor yang dikendarai hampir rata-rata anak-anak dibawah umur, merekapun tak segan-segan merampas atau melukai pengguna jalan lainnya dengan senjata tajam yang mereka bawa.
Mendapatkan informasi dari warga Kota Madya Binjai, Kapolres Binjai AKBP Hendrick Situmorang membentuk tim gabungan bersama Kodim 0203 Langkat, dengan melakukan patroli bersama demi menjaga masyarakat Kota Madya Binjai dari ancaman tindak kejahatan yang dilakukan oleh geng motor.
Hasilnya, tim gabungan dari Polres Binjai dan Kodim 0203 Langkat berhasil mengamankan 2 orang anggota geng motor TMS (Tongkrongan Manusia Singa) di Jalan Trob, Kecamatan Binjai Timur, Minggu (11/6) sekitar pukul 01.30 WIB.
Dari amatan tim patroli gabungan ada sekitar 40 unit sepeda motor dan 80 orang geng motor yang sedang berkumpul.
Melihat adanya mobil patroli gabungan dari Polres Binjai dan Kodim para anggota geng motor berhamburan sambil mengacungkan kelewang ke arah petugas.
Karena panik pada saat melarikan diri 2 anggota geng motor menabrak sebuah pohon. Dari hasil patroli gabungan, tim dapat mengamankan 2 orang.
Adapun identitas geng motor TMS yang telah diamankan tersebut berinisial DN (20) warga Jalan Harapan, Dusun Puji Mulio, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang dan RVL (20) warga Jalan Harapan, Dusun Puji Mulio, Deliserdang.
Kemudian tim gabungan juga mengamankan sebuah sepeda motor Honda Baet bernopol BK 3104 AEZ yang di kendarai anggota geng motor, dan turut di sita sebilah kelewang. (*)
Reporter: Oki Budiman
Editor: Maranatha Tobing











