MANDIRI SYARIAH

Penggusuruan Pedagang Kaki Lima di Delitua Demi Kemajuan Daerah

oleh -406 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – pemerintah Kabupaten Deli Serdang melakukan penataan pedagang kaki lima di Kecamatan Delitua. Penertiban tersebut mendapat penolakan dari pedagang yang terimbas.

Walau ditolak, upaya pemerintah untuk menata Delitua mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Bahkan Pemkab dalam hal ini aparat Kecamatan yang turun ke lokasi, dimibta tetap serius walau mendapat penolakan dari pedagang.

Penataan para pedagang itu dimaksudkan adalah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Delitua.

Seorang tokoh masyarakat Delitua bermarga Ginting mengaku mendukung sepenuhnya upaya pemerintah memajukan kecamatan Delitua. “Kita selaku orang Delitua mendukung usaha pemerintah memajukan kecamatan Delitua, dan kemajuan ini pun pasti akan di rasakan juga oleh masyarakat kedepannya,” kata Ginting kepada Posmtero Medan di Delitua, selasa (2/2/2021).

BACA JUGA..  Bupati Sergai Ajak Masyarakat Tionghoa Jaga Kerukunan Umat

Jika pemerintah mengabaikan potensi ini maka akan terbuang sia-sia, hanya akan menuai kerugian bagi masyarakat dan pemerintah. Disebutkan Ginting, penggusuran pedagang kali lima tepatnya dari rel PT KAI yang berada di belakang kota Delitua adalah langkah yang sangat tepat dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Deliserdang. Sebab keberadaan pedagang di lokasi itu mengganggu arus lalu lintas dan merusak estetika keindahan kota.

Masih Ginting, katanya, kalau pedagang menolak penggusuran itu adalah hal lumrah karena mereka merasa keberatan.

Tapi pada dasarnya, pemerintah sudah menyediakan pasar Deli Old Town di Jalan Pamah Kelurahan Delitua Barat. Bagi pedagang yang hendak berjualan bisa di Pasar tersebut.

BACA JUGA..  Toke Padi Sergai Perbaiki Jalan Rusak Penghubung 3 Desa

Menyokong keseriusan Pemkab, Ginting juga mengharapkan dukungan lembaga DPRD Deliserdang upaya pemerintah dalam program kemajuan daerah. Sebab menurutnya, kemajuan satu daerah itu yang menikmati adalah masyarakat sendiri.

“Saya sendiri akan merasa bangga bila Delitua ini menjadi daerah termaju se-Kabupaten Deliserdang,” jelas Ginting.

Ginting sempat mengenang pada saat penggusuran pasar Delitua beberapa tahun lalu. Dimana di saat itu tidak sedikit pengorbanan dan perlawanan dari pedagang terhadap pemerintah.

“Namun, pasca penggusuran itu, jalan kota delitua tidak lagi mengalami kemacetan seperti sebelumnya. Inilah buah dari usaha pemerintah di masa itu,” tambah Ginting.

BACA JUGA..  Ratusan Masyarakat Sirapit Dukung Bupati Berantas Narkoba

Saat ini perdagangan di Delitua sudah semakin maju dari tahun-tahun sebelumnya, atau meningkat secara drastis. Kalau dilihat dari roda perekonomian, mungkin dalam sehari bisa mencapai miliaran rupiah. Hal itu tercermin dari menjamurnya bangunan rumah toko (ruko) di sepanjang jalan Delitua menuju Kota Medan.

Dengan ditata nya pegadang kaki lima di seputaran jalur PT KAI, Kecamatan Delitua akan bisa bersaing dengan kecamatan lainnya di Deli Serdang seperti Kecamatan Biru-biru, STM Hilir, STM Hulu, Namorambe dan Patumbak. Delitua akan menjadi data tarik tersendiri di mata calon-calon investor. (irw)