HUT NAGAN RAYA

Janda Cantik Ngaku Diembat Oknum Kadis Pemprovsu, Sering Diajak Main di Mobil

oleh -4.111 views
KETERANGAN: DS memberi keterangan kepada wartawan di sebuah rumah makan.(IST)

POSMETROMEDAN.com – Seorang kepala dinas (Kadis) di jajaran Pemprov Sumut berinisial S dilaporkan janda cantik ke Mapoldasu. S dituding telah menjadikan ibu dua anak ini menjadi objek seksnya selama berbulan-bulan namun tidak kunjung dinikahi.

DS kemudian melaporkan kelakuan S ke Subdit V/Cyber Crime Polda Sumut, Rabu (9/9). Petugas menerima laporan DS dengan nomor STTLP/1421/VII/2020/SUMUT SPKT III.

Pidana Undang-undang ITE tentang Perbuatan Porno Melalui Media Sosial (medsos) dilampirkan untuk menjerat S.

“Kita kenalan 2019 melalui medsos, tapi pertemuan pertama 2020,” ujar DS didampingi kuasa hukumnya, Hisar Yudika Purba dan Kesatria Tarigan.

“Pertemuan itu berlangsung karena ada keperluan bisnis. Di pertemuan kedua, saya sudah mulai melihat gelagat dia tidak baik,” sambungnya.

BACA JUGA..  Sadarkan Bahaya Corona, Polsek Medan Timur Hadirkan Peti Mati Covid-19 di Terminal Sambu

Pasalnya, S mulai berani menggoda DS. Bukan itu saja, S bahkan meminta berhubungan badan di dalam mobil.

“Saya punya bukti soal dia minta itu, setelah itu hubungan kita berlanjut. Setelah beberapa bulan berhubungan intens, di mana saya dijadikan objek seks beliau,” aku DS.

“Salahsatu contoh, dimana pun ia ingat selalu meminta mau itu di mobil, video call dengan keadaan saya telanjang padahal sedang jam kantor,” bebernya.

Kepada DS, S juga menjanjikan pernikahan. Tapi S ingkar dan DS melaporkan perbuatan pejabat itu ke polisi.

“Dia menipu dengan berjanji menikahi tap tak jadi. Jadi dia saya laporkan kasus pornografi karena saya jadi objek seksnya,” ungkap DS.

BACA JUGA..  Terlilit Hutang, Warga Percut Bunuh Diri

Informasi dirangkum, DS lebih dulu dilaporkan S. DS dituding melakukan pencemaran nama baik karena menuliskan komentar di postingan akun medsos (facebook) milik S.

“Jadi apa yang dia laporkan itu sangat tidak manusiawi. Saya yang jadi korban iming-iming, kok malah saya yang dilaporkan,” kata DS.

“Padahal sebelum dia melaporkan saya ke polisi, dia mengajak saya berhubungan intim. Bahkan ada yang di dalam mobil. Kan kurang ajar banget itu,” bebernya tanpa ragu.

Meski sudah melaporkan DS, S masih tetap mengajak melakukan hubungan intim layaknya suami-istri.

BACA JUGA..  Pamit, Akhyar Nasution Ajak ASN Netral & Dorong Masyarakat Memilih

“Tapi anehnya, setelah saya dilaporkannya, kita masih bertemu beberapa kali dan berhubungan layaknya suami istri di hotel. Itu yang membuat saya kecewa luar biasa,” sebutnya.

Bagaimana soal upaya damai? DS menegaskan tidak ada perdamaian.

“Ada beberapa kali mediasi yang dilakukan namun tidak ada titik temu,” katanya.

DS berharap agar kasus ini diproses lanjut. Namun hingga berita ini diturunkan, S belum dapat dikonfirmasi.

Terpisah, Kasubdit Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan bila ada laporannya pasti ditindaklanjuti. “Ditindaklanjuti itu,” singkatnya via WhatsApp, Rabu (9/9) malam.(bbs/trm)