Kasus Suap PPPK di Langkat, Kadis P dan P Langkat Tersangka?

oleh
Sebelumnya Polda Sumut memeriksa Kepala Dinas P dan P Langkat Saiful Abdi dan Kepala BKD Langkat Eka Syahputra Depari terkait kasus ini.(Kolase/POSMETRO)

POSMETROPoldasu telah menetapkan dua tersangka kasus dugaan korupsi dan suap dalam tahapan seleksi Penerimaan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Langkat.

Namun menariknya, tanpa alasan jelas, Poldasu merahasiakan identitas kedua tersangka.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi menyebut penetapan tersangka itu dilakukan usai penyidik telah melengkapi dua alat bukti yang sah.

BACA JUGA..  Tega! Ayah Bekap dan Duduki Bayi

“Benar, penyidik menetapkan dua orang tersangka terkait kasus PPPK Langkat,” ujar Hadi, Rabu (27/3/2024).

Namun, Hadi enggan menjelaskan siapa-siapa saja yang menjadi tersangka dalam kasus tersebut.

“Ini terkait dugaan tindak pidana korupsi, perkaranya masih berproses, penyidik bekerja dengan hati-hati dan cermat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Polda Sumut memeriksa Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P dan P) Langkat Saiful Abdi dan Kepala BKD Langkat Eka Syahputra Depari terkait kasus ini.

BACA JUGA..  Anak dan Bapak Kompak Bacoki Jukir di Stabat

Hal itu dibenarkan oleh Kanit 3 Subdit 3 Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut AKP Rismanto J Purba.

Tim Penyidik Ditreskrimsus Poldasu menyebut kasus suap seleksi P3K Langkat lebih rumit jika dibandingkan dengan kasus P3K Batubara dan Madina.(*)

 

REPORTER: Oki Budiman

EDITOR: Iras Budiman