Bupati dan Wakil Bupati Karo Beli Mobil Dinas Ditengah Pandemi Covid-19

oleh -787 views

POSMETROMEDAN.com – Ditengah masa pandemi Covid-19, Bupati dan Wakil Bupati Karo membeli mobil dinas baru berjenis Mitsubushi Pajero Sport keluaran terbaru. Hal tersebut diketahui wartawan saat melihat kendaraan dinas baru tersebut terparkir rapi di halaman gedung kantor bupati.

Diketahui dari halaman situs LPSE Kabupaten Karo, Jumat (17/09/2021) nilai pagu untuk pembelian mobil dinas baru tersebut senilai Rp2.87 Miliyar dengan nilai HPS Paket sebesar Rp1.59 Miliyar yang bersumber dari APBD tahun 2021 oleh Sekretariat Daerah Kabupaten Karo,  dengan pemenang tender PT Indah Sardana Berlian Motor.

Saat dikonfirmasi ke Kabag Umum Sekda Kabupaten Karo, Hotman Brahmana membenarkan hal tersebut. Menurut Hotman pengadaan kendaraan dinas tersebut untuk menunjang kegiatan Bupati dan Wakil Bupati karo.

BACA JUGA..  Bupati Karo Resmikan Menara Jubelium 125 GBKP

“Pengadaan Mobil Dinas baru Bupati dan Wakil Bupati Karo itu sesuai dengan kebutuhan, karena mobil dinas yang sebelumnya sudah dilelang. Itu pun kemaren seharusnya Bupati dan wakil mendapat masing-masing 2 kendaraan dinas, hanya saja mereka kita beri satu kendaraan per-orang,” jelasnya.

Pembelian kendaraan dinas baru tersebut sangat disayangkan oleh sejumlah pihak, karena dilakukan ditengah kondisi melemahnya prekonomian masyarakat dampak dari pandemi Covid-19.

Komentar miring pun muncul dari sejumlah kalangan, salah satunya Drs. Johannes Karo-Karo selaku Kordinator Sumatera Coruptions Watch yang dihubungi melalui sambungan telepon pribadinya, menyayangkan hal tersebut.

BACA JUGA..  Camat Diminta Tanggungjawab Bawa Warga ke Isoter Pemko

“Sangat disayangkan hal tersebut, apalagi dilakukan ditengah situasi Pandemi Covid-19 yang belum reda. Masyarakat bertahan hidup dengan berbagai cara ditengah situasi ekonomi yang kian memburuk, tapi pimpinan kita tidak malu menggunakan mobil dinas barunya berkeliling seakan akan mempertontonkan kemewahan ditengah jeritan masyarakat. Mobil dinas sebelumnya kan masih layak pakai, setau saya kendaraan dinas sebelumnya kan Fortuner dan Pajero, apa bedanya dengan yang sekarang?, kenapa harus dibeli ditengah kondisi seperti ini” ujarnya.

BACA JUGA..  Alumni AKABRI 1999 se-Sumut Gelar Vaksinasi Massal 

Ditambahkannya lagi, “Harga Pajero sendiri di dealer untuk saat ini di kisaran Rp600 jutaan jika dikali 2 sekitar Rp1,2 Miliyar. Dan buatlah keuntungan sekitar 10%, jumlah totalnya tak sampai Rp1,3 Milyar, lalu kenapa Nilai HPS nya Rp1,59 milyar? Ini perlu dipertanyakan ke pihak terkait kemana sisanya. Lebih baik tadi anggaran untuk pembelian kendaraan dinas baru itu di alokasikan ke hal yang lain yang lebih bermanfaat bagi masyarakat. Masyarakat pun pastinya akan terbantu dengan hal tersebut, tunjukkanlah keberpihakan terhadap rakyat,” tutupnya. (oky)

EPAPER