Pengusiran Penggarap Ricuh, Security PTPN II Ditangkap

oleh -72 views
RICUH : Pihak PTPN II terlibat kericuhan dengan para penggarap di Sampali.(MANGAMPU SORMIN/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Upaya pengusiran penggarap di Jalan Jati Rejo, Dusun VII, Desa Sampali, Percut Sei Tuan, Deliserdang, berujung ricuh pada Rabu (2/6/2021) pagi.

Kericuhan bermula dari pengrusakan tanaman serta peruntuhan posko warga oleh oknum Security PTPN II dan beberapa oknum aparat. Tak terima, warga lantas meneriaki para oknum tersebut.

Melihat kerumunan warga, seorang oknum security mengeluarkan pistol dan menodongkannya ke arah warga. Namun tindakan itu tidak membuat warga gentar. Oknum tersebut akhirnya diamankan lalu diserahkan ke Polsek Percut Sei Tuan.

BACA JUGA..  Dewan Sumut Kunjungi Langkat Guna Selaraskan Pembangunan

Ferry Pribadi perwakilan masyarakat mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan salah seorang pria bertopi yang membekingi pihak PTPN II Sampali ketika bersikap arogan, merusak serta menodongkan senjata kepada warga.

Keributan berawal saat warga masyarakat berkumpul menduduki lahan di lokasi. Pihak PTPN II merasa keberatan sehingga beberapa kali nyaris bentrok.

“Dari pagi kami tunggu di lokasi, pihak PTPN II mengingkari janjinya untuk mediasi. Malah mereka datangkan segerombolan orang dan tanpa basa-basi langsung merusak dan meratakan posko yang kami bangun,” kata pria yang akrab disapa Dedek ini.

BACA JUGA..  RSU Mahkota Bidadari di Resmikan  Gubsu Edy Rahmayadi

Mengetahui hal itu, warga tak terima lalu berusaha meneriaki para security serta terjadi aksi saling dorong. Namun karena masyarakat ramai, beberapa oknum security itu berupaya mundur.

Warga juga berhasil mengamankan penodong pistol untuk digiring ke kantor polisi. Aksi pelaku pun viral setelah video penodongan itu beredar.

Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Janpiter Napitupulu kepada wartawan mengatakan, begitu mendengar ada keributan pihaknya langsung turun ke lokasi.

BACA JUGA..  Portal Jalan Dipindahkan, Kadis Hub: Agar Tidak Dimanfaatkan Oknum

“Situasi sudah aman, dan saya meminta kedua belah pihak untuk menahan diri,” ujarnya. Janpiter menambahkan oknum security yang menodongkan pistol ke warga sudah ditahan. “Sudah kita tahan,” tambahnya. (sor/ras)

EPAPER