Kecurangan Masuk Polisi Terbongkar, Bripka Lila Atsari Diciduk

oleh
Ilustrasi

POSMETROMEDAN.com – Kecurangan masuk polisi dengan menggunakan joki (peserta pengganti) terbongkar. Dampaknya, seorang Polwan bernama Bripka Lila Atsari (LA) diciduk dan menjalani pemeriksaan di Propam Poldasu.

Diamankannya Bripka Lila berdasarkan pengakuan para joki saat diinteogasi. Tidak sampai disitu, sedikitnya 28 orang calon siswa (Casis) digugurkan alias dinyatakan tidak bisa melanjutkan seleksi.

Terbongkarnya permainan curang ini bermula dari kecurigaan seorang casis saat mengikuti ujian akademik. Dimana, saksi melihat wajah-wajah baru di lokasi ujian.

Olehnya, kecurigaan itu dilaporkan kepada pengawas ujian. Mendapat laporan ada sejumlah peserta ujian ‘siluman’, petugas segera mengumpulkan orang-orang yang dicurigai tersebut.

Saat diinterogasi, para joki itu tak bisa mengelak. Para joki yang berasal dari luar Sumatera Utara, seperti Jakarta, Bandung, dan lainnya itu mengakui direkrut oleh seorang oknum Polwan Bripka LA.

Pengakuan kepada petugas, Bripka LA menugasi mereka menggantikan posisi casis saat ujian, agar bisa lolos menjadi anggota Polri. Menindak lanjuti keteran itu, penelusuran pun dilakukan hingga akhirnya Bripka LA diamankan.

BACA JUGA..  Polisi Harus Hubungan Baik Dengan Masyarakat, Kapolda Sumut: Salumpat Saindege!

Dalam pemeriksaan, Bripka LA dikabarkan mengakui keterlibatannya dalam pengurusan Casis Bintara Polri Polda Sumut TA 2021. Propam Poldasu kemudian menginventarisir nama-nama 28 Casis Bintara Polri yang diurus Bripka LA.

Begitu identitas para Casis diperoleh, panitia pun mengambil langkah tegas dengan mendiskualifikasi 28 Casis. Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi.

Disebutkan, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut. Penyidik Propam Polda Sumut masih memeriksa sejumlah saksi termasuk oknum polwan berpangkat bripka tersebut.

“Masih didalami oleh Propam. Jadi belum tahu bagaimana modusnya dan sebagainya. Nanti akan disampaikan,” ujarnya, Kamis (17/6/2021).

“Tindakan kami sudah cepat, tepat, memeriksa nomor-nomor peserta kemudian mendiskualifikasi,” imbuhnya.

Hadi menegaskan proses seleksi casis polri berlangsung secara terbuka transparan, bersih, tidak ada kongkalikong dan sebagainya. Karena itu, masyarakat diminta tidak tergiur dengan iming-iming yang diberikan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

BACA JUGA..  PLN Cabut KWH Meter Pedagang Martabak di Jalan Gajah Madan

Hadi mengatakan, mekanisme ataupun proses seleksi yang dilakukan Polri itu terbuka, transparan, bersih, tidak ada permainan. Kenapa? Karena ada pegawas internal dan eksternal.

“Keduanya ini bekerja setiap item seleksi itu, mereka mengawasi. Makanya kejadian ini, karena kejelian panitia ini yang melihat adanya indikasi kecurangan oleh peserta,” sebutnya.

Hadi juga membeberkan bahwa setiap item memerlukan waktu, dimana semua peserta harus siap menghadapinya, baik dari sisi fisik, jasmani, akademis, psiklogisnya.

“Jika sekali dua kali gagal, maka harus introspeksi diri, di mana kegagalan itu, sehingga di seleksi mendatang bisa lulus. Setiap nilai peserta setelah selesai langsung terpampang, jadi tidak adalagi bermain. Itu wujud transparannya kita ingin memberikan edukasi dan ingin menghasilkan anggota-anggota polri yang berkualitas,” ucapnya.

BACA JUGA..  Lempari Rumah Warga, Dua Gemot Ditangkap Polsek Firdaus

Terpisah, Kasi Propam Polrestabes Medan, Kompol Zonni Aroma mengungkap sosok Bripka LA. Kata Zonni, Bripka LA bertugas di Sat Binmas Polrestabes Medan.

“Dia selama ini bertugas di bagian Binmas (Binaan Masyarakat) Polrestabes,” kata Zonni, Kamis (17/6/2021). Namun, Zonni mengaku tak tahu dengan siapa Bripka LA bekerja sama.

Sementara itu, Kasat Binmas Polrestabes Medan, Kompol Effendi Sinaga mengakui bahwa Bripka LA adalah anggotanya dan masih diproses oleh Bidang Profesi Pengamanan (Propam) Polda Sumut.

Sejauh ini, penyidik Propam masih mendalami bagaimana modus yang dilakukan Bripka LA. Hanya saja, dirinya mengaku kurang mengenal sosok Bripka LA. Pasalnya, Effendi baru dua bulan menjabat sebagai Kasat Binmas. Sepengetahuannya, Bripka LA sudah satu tahun berdinas di Binmas Polrestabes Medan.(bbs/ras)