Melawan dan Rebut Senjata Kanit, Pembacok Karyawan PT LNK Marike Ditembak Polisi

oleh -1.351 views
(Kiri) Indra tersangka pembacokan saat diamankan polisi dan (Kanan) Eko Saputra, korban pembacokan. (sutrisno/posmetro)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Pupus sudah pelarian Indra, pembacok karyawan PT LNK. Sempat buron satu bulan, pria 39 tahun itu akhirnya dilumpuhkan polisi dengan cara menembaknya.

Warga Dusun Uruk Sinembah Desa Kutambaru, Kecamatan Kutambaru, Kabupaten Langkat itu, menjadibtersangka atas kasus pembacokan terhadap Eko Sahputra, karyawan kebun PT LNK kebun Marike tepatnya 14 Maret 2021 lalu. Kirban dibacok di perkebunan sawit PT LNK, Kebun Maryke Divisi II TM 2008 Blok D, Desa Perk Maryke, Kecamatan Kutambaru.

Keterangan diperoleh wartawan, tersangka sebelumnya ketahuan mencuri tandan buah sawit milik perusahaan di Kebun Maryke. Tidak terima dipergoki, saat korban mengangkat sawit hasil curiannya, tersangka mengejar korban.

Selanjutnya tersangka membacok korban menggunakan sebilah parang. Bacokan itu membuat lengan kiri atas korban selebar 10 X 2 Cm. Puas menganiaya korban, tersangka langsung melarikan diri.

BACA JUGA..  Bangun Benteng Cegah Rob, Walkot Ingin Warga Kampung Nelayan Bersuka Cita Rayakan Idul Fitri

Korban dilarikan ke rumah sakit untuk mengibati luka bacokan tersangka. Dan korban mengadukan aksi pelaku ke Polsek Salapian, Polres Langkat.

Pada Minggu (18/4/2021) sekira pukul 01.30 Wib, petugas Polsek Salapian mengejar tersangka. Beberapa tempat antara lain rumah tersangka di Dusun Uruk Sinembah Desa Kutambaru dan rumah orang tuanya di Komplek MTS Al Iksan Desa Kutambaru, digeledah petugas. Tapi tersangka tidak berhasil ditemukan.

Selanjutnya, Selasa (20/4/2021) Kanit Reskrim Polsek Salapian Ipda M Ginting SH MH menerima informasi bahwa tersangka Indra bersembunyi di perladangan masyarakat, di Dusun Deleng Payung Desa Ujung Bandar, Kecamatan Salapian, tepatnya dibawah kaki bukit Hutan TNGL.

BACA JUGA..  Hari Kelima Pos PAM Sei Ular, 42 Kendaraan Diputar Balik

Mendapat info tersèbut, Kapolsek Salapian Iptu Sutrisno, SH, memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Mimpin Ginting ,SH, MH, didampingi Waka Polsek Iptu Nelson Manurung, SH serta anggota  Reskrim untuk melakukan penyelidikan ke lokasi tersebut.

Tepat Pukul 17.00 Wib team Reskrim Polsek Salapian dibawah komando Waka Polsek dan Kanit Reskrim mengepung gubuk ladang yang diduga tempat persembunyian pelaku. Saat gubuk didekati tersangka Indra langsung melarikan diri.

Tidak mau buruannya hilang jejak, polisi coba memberikan tembakan peringatan tapi tidak dindahkan tersangka. Polisi mengejar tersangka. Saat akan ditangkap, tersangka lagi-lagi melawan polisi, bahkan berupaya merebut senjata. Sehingga aksi gulat sempat terjadi antara tersangka dan polisi.

BACA JUGA..  Jelang Lebaran Bobby-Kahiyang Ayu Tinjau Pusat Perbelanjaan Ramayana, Bahan Pangan Kadaluarsa Tidak Ditemukan 

Melihat aksi nekat tersangka, petugas pun akhirnya melakukan tindakan tegas dan terukur. Tembakan yang mengenai lengannya membuat tersangka tersungkur.

Setelah berhasil dilumpuhkan, selanjutnya petugas membawa tersangka ke Puskesmas Tanjung Langkat untuk dilakukan tindakan medis. Selanjutnya tersangka digelandang ke Polsek Salapian.

Kapolsek Iptu Sutrisno, kepada Posmetro Medan membenarkan penangkapan buron Indra.

“Ya pelaku sudah kita amankan. Dirinya sempat melakukan perlawanan pada saat ditangkap, ingin merebut senpi Kanit  kita. Namun hal tersebut sudah bisa kita amankan dengan tindakan terukur. Pelaku melanggar pasal 351 Ayat (2) dari KUH Pidana dengan hukuman selama lamanya kurungan 5 tahun,” ucap Kapolsek. (sut)

EPAPER