Dilapor Warga, Bandar Sabu Dicokok Polsek Sunggal 

oleh -176 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Unit Reskrim Polsek Sunggal mengamankan pria berinisial S warga Jl.Keluarga, Kel.Asam Kumbang, Kec.Medan Selayang. Selasa (13/4) pukul 19.00 Wib.

Sedihnya, pria berusia 49 tahun ini dibekuk oleh petugas dari dalam rumahnya sendiri.

Hal ini disampaikan Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, melalui Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak di Mapolsek Medan Sunggal. Rabu (14/4) sore.

Dijelaskan Budiman pengungkapan dan penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang resah atas adanya peredaran narkoba di wilayah (Jalan Keluarga) tersebut.

BACA JUGA..  Protes Pungli Karcis Wisata, Satu Keluarga Dianiaya Preman di Tanah Karo

Melanjuti Informasi itu, team khusus anti bandit (Tekab) Polsek Sunggal dipimpin oleh Panit Reskrim, Ipda Bambang Wahid langsung melakukan penyelidikan.

“Usai memastikan kebenaran informasi tersebut, selanjutnya team segera bergerak ke rumah pelaku S, yang mana saat itu pelaku sedang berada di rumahnya,”papar AKP Budiman.

Saat dilakukan penangkapan, diketahui S berupaya membuang bungkusan plastik klip yang disimpan di saku depan celana yang dipakainya.

BACA JUGA..  Kerja Cepat, Polsek Kota Pinang Ringkus 4 Pencuri Dump Truk 

“Namun perbuatannya diketahui oleh petugas sehingga pelaku diperintahkan untuk mengambil bungkusan tersebut. Setelah diperiksa kita yakin itu adalah narkoba jenis sabu-sabu,”ucapnya.

S sendiri mengaku jika Narkotika tersebut bukan miliknya. “Saat di interogasi, tersangka mengakui bahwa narkoba tersebut adalah milik temannya, identitasnya sudah kita kantongi, dan masih kita kejar,”ujar mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota ini .

Dalam penangkapan ini pihak Kepolisian berhasil mengamankan dan menyita Barang Bukti (BB) berupa, 2 (dua) paket sedang sabu berat 20, 32 gr, 1 (satu) timbangan digital, 1 (satu) sekop sabu dan 1 (satu) unit HP nokia warna hitam.

BACA JUGA..  Jelang Lebaran, TNI/Polri dan Pemko Semprot Disinfektan Skala Besar

“Tersangka S masih kita periksa secara intensif guna mendalami kasusnya dan kita persangkakan melanggar pasal 114 ayat (1) Subs 112 ayat (1) UU No.35 RI tahun 2009 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” pungkasnya. (oki/gib)

EPAPER