Wali Kota Tebingtinggi: Covid-19, Postur APBD Berubah Signifikan

oleh -1.213 views
BUKA : Wali Kota Tebingtinggi, Ir H Umar Zunaidi Hasibuan membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Tahun 2022 Kota Tebingtinggi.(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com-Postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berubah secara signifikan karena pandemi Covid-19. Akibatnya, banyak terjadi pergeseran-pergeseran biaya yang kita fokuskan untuk mencapai target.

Itu disampaikan Wali Kota Tebingtinggi, Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Tahun 2022 Kota Tebingtinggi.

“Musrenbang kali ini adalah Musrenbang tahun terakhir dari pada RPJM kota Tebingtinggi tahun 2017-2022,” tutur wali kota di Gedung Balai Pertemuan Kartini, Jalan Gunung Leuser, Selasa (23/3/2021).

“Kalau dulu APBD kita 84 persen dari pusat, 16 persen dari PAD kita, sekarang transfer pusat tinggal 80 persen. Bukan karena kuat PAD kita tapi karena digunakan anggarannya untuk penanganan Covid-19,” sambungnya.

Oleh sebab itu, kata Wali Kota, tahun 2022 harus tetap antisipasi tentang tetap berlakunya masalah pandemi Covid-19. Dengan begitu, masalah kesehatan masyarakat dapat terjaga.

“Kedua, RPJM kita berakhir 2022, pemerintah berakhir 2024. Semua akan mengalami suatu hal peralihan karena tidak adanya pemilihan tahun 2022, maka pemilihan Kepala Daerah 2024,” terang Wali Kota.

Maka tahun 2022, 2023 harus ada RPJM nya. Itu sudah menjadi keputusan pemerintah. 

“Bahwa pedoman dan peganagannya adalah RPJM yang ada, ini sudah menjadi kepengurusan dari pemerintah,” kata wali kota. 

Ketiga, Wali Kota mengimbau agar menyiapkan pemilihan umum (Pemilu) di tahun 2024. Menurutnya, Mendagri sudah menginstruksikan Pemerintah Kota/Kabupaten sudah mempersiapkan anggaran Pemilu 2024 di tahun 2022.

“Minimal sosialisasi. Bulan Maret dan November 2024. Semuanya harus kita akumulasikan, kita perhatikan dan tentu harus kita cantumkan di dalam program Musrenbang kita,” sebut Wali Kota.

Pemerintah menyatakan, bahwa kegiatan yang sifatnya strategis nasional akan berakhir di tahun 2024. Tidak ada program strategis nasional yang tidak bisa selesai di 2024.

“Dan jangan buat program-program yang tak bisa selesai di 2024. Ini merupakan suatu warning bagi kita tentunya ini harus bisa selesai dalam tempo 2 tahun,” tegas Wali Kota.

“Ini menjadi bagian yang perlu kita pikirkan dan cermati program strategis kita ini,” sambungnya.

Ada beberapa program strategis nasional yang sudah diusulkan ke pusat. Di antaranya, pengendalian alur sungai dan kerjasama air minum dari Tebingtinggi dialirkan ke Serdangbedagai.

“Dari kerjasama air minum itu kita mendapat profit,” tegas Wali kota.

Selain itu, Wali Kota juga menyampaikan salahsatu target kota Tebing Tinggi menjadi kota digitalisasi seluruh aspek. Agar masyarakat dapat berkomunikasi dan terhubung dengan pemerintah dan memegang amanah degan baik dan benar secara cepat.

“Dibidang pendidikan kita juga akan memulai secara cepat, zona free Wifi kepada masyarakat terus kita tingkatkan dan kita bangun untuk itu,” jelas Wali Kota.

“Ekonomi digital juga menjadi tujuan kita. Sehingga pemasaran secara online marketplace yang baru kita buka itu semua dapat memasarkan barang dengan baik tanpa harus bersusah payah secara offline, agar UMKM di Tebingtinggi menjadi lebih baik lagi,” sambungnya.

Sebagai informasi, ada rapat bersama Menko Investasi dan Kemaritiman. Dimana salah satu daerah akan turut dikembangkan investasi adalah Kota Tebingtinggi.

“Tentunya kita berharap ini dapat bisa terealisasi,” pungkasnya.

Sementara, Ketua DPRD Tebingtinggi Basyaruddin Nasution SH mengapresiasi Pemko Tebingtinggi. Sebab sudah melaksanakan rangkaian kegiatan Musrenbang dari tingkat bawah sampai terjadi Musrenbang tingkat kota.

“Kami ada beberapa yang disampaikan sesuai dengan arahan Bapak Presiden dalam berbagai kesempatan. Pertama pelayanan kesehatan masyarakat,” tegas Basyaruddin.

“Kedua, memperhatikan jaringan pengaman sosial. Ketiga, memperhatikan kesediaan pangan di masyarakat. Harus menjadi fokus perhatian kita masing-masing, khususnya Kota Tebing Tinggi,” pungkasnya. 

Kepala Biro Sosial dan Kesra Setdaprov Sumatera Utara mewakili Gubernur Sumatera Utara Rita Tavip Megawati SH, mengapresiasi terselenggaranya Musrenbang penyusunan RKPD tahun 2022 Tebingtinggi.

“Perumusan Musrenbang ini memiliki makna sangat penting dan strategis, sehingga tercapainya kesepakatan terhadap rancangan RKPD tahun 2022 yang telah disusun. Mempunyai peran dan fungsi yang sangat strategis dalam penyelenggaraan Pemerintah Daerah,” singkatnya.

Tema Musrenbang kali ini, “Peningkatan Perekonomian Melalui Infrastruktur Pertanian, UMKM dan Pelayanan Dasar dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Daerah Mendukung Tebingtinggi sebagai kota jasa dan perdagangan.

Turut hadir, Kajari Tebingtinggi Mustaqpirin MH, Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso, Kasdim Kodim DS Mayor Inf. Toto Riyanto mewakili Dandim DS 0204 dan OPD serta tamu undangan dari Kelurahan, Kecamatan se-Kota Tebingtinggi.(mag-1)

 

BACA JUGA..  Potong DD 4 Persen, Apdesi Langkat Akan Tempu Jalur Hukum