MANDIRI SYARIAH

Koruptor Rp 10,8 Miliar PDAM Tirtanadi Dijemput dari Padang Bulan

oleh -86 views
DIAMANKAN: ZR diamankan di Kejatisu.(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – ZS, satu dari tujuh tersangka kasus korupsi yang menimbulkan kerugian negara mencapai Rp 10,8 miliar, ditangkap dari tempat persembunyiannya oleh tim Intelijen Kejati Sumut bersama Tim Pidsus Kejari Deliserdang.

Dia ditangkap di tempat persembunyiannya di Jalan Jamin Ginting, Pasar VI, Padang Bulan Medan, Rabu (16/12/2020) malam.

ZS merupakan tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penggunaan keuangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Cabang Deliserdang, kurun waktu Januari 2015 sampai dengan April 2015.

“Tersangka ditangkap di kos-kosan Jamin Ginting, Pasar VI, Padang Bulan, Medan,” tutur Asintel Kejati Sumut, Dwi Setyo Budi Utomo.

BACA JUGA..  Curi Sawit PT PP Lonsum, Pria Paro Baya Ditangkap Security

Dia mengatakan, ZS tinggal di rumah kos itu selama tiga bulan. Selama pelarian tersangka juga bersembunyi di daerah Lhokseumawe, Aceh.

Menurutnya, penangkapan ZS terkait Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Deli Serdang nomor: Print-03/L.2.14.4/Fd.1/06/2019 tanggal 12 Juni 2019 dalam perkara Penggunaan Keuangan PDAM Tirtanadi Cabang Deliserdang pada Januari sampai dengan April 2015 sebagai Staf Keuangan dan April 2015 sebagai Kabag Keuangan.

ZS telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan surat penetapan tersangka ZS selaku Staf Keuangan Januari sampai April 2015, dan April 2015 sebagai Kabag Keuangan nomor: Print-2763/L.2.14.4/Fd.1/06/2019 tanggal 21 Juni 2019.

BACA JUGA..  Pencuri Sepeda Motor Dihajar Babak Belur lalu Diserahkan ke Polsek Lubukpakam

“Yang bersangkutan telah dipanggil sebanyak tiga kali untuk diperiksa sebagai tersangka, tetapi mangkir tanpa ada keterangan termasuk dari penasihat hukumnya. Hingga akhirnya Kejari Deliserdang menetapkan tersangka sebagai DPO pada 5 Agustus 2020,” jelasnya.

ZS yang menjabat sebagai Kabag Keuangan PDAM Tirtanadi Cabang Deliserdang pada Januari sampai April 2015, tidak dapat mempertanggungjawabkan pembayaran tagihan pada PDAM Tirtanadi Deliserdang periode 2 Januari 2015 sampai dengan 2 April 2015 sebesar Rp10,8 miliar.

BACA JUGA..  Belum Sempat Nyedot Sabu, Sepasang Kekasih Dibekuk Polisi

Dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi di PDAM Tirtanadi Deliserdang, ada tujuh orang tersangka dengan total kerugian negara Rp 10,8 miliar terhitung mulai 2015 sampai 2018.

Lima di antaranya sudah putus di Pengadilan Negeri Tipikor Medan, yakni Ahmad Askari, Bambang Kurnianto, Fahmiudin, Mustafa Lubis, dan Lian Syahrul.

Dua tersangka lain, yakni AS berhasil ditangkap pada Rabu, 9 Desember 2020, dan ZS ditangkap pada Rabu, 16 Desember 2020.(*)