MANDIRI SYARIAH

Bus Pesta Hantam Fuso, Kernet Putus Kaki

oleh -74 views
TERJEPIT: Kernet bus terjepit dan belum bisa melepaskan kakinya dari himpitan material bus yang mengantam kakinya.(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Sopir dan kernet bus terjepit setelah Bus Pariwisata BK 7030 yang dikemudikan tabrakan dengan Truk Fuso BK 8600 GT bermuatan kayu. Lima orang luka termasuk kernet bus mengalami putus kaki.

Kecelakaan terjadi di Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Simalungun, Jumat (18/12/2020) sekira pukul 09.30 WIB. Kedua korban terjepit di antara kaca dan bumper depan Truk Fuso dan Bus Pariwisata sehingga tidak bisa keluar.

Kedua korban juga mengalami luka serius nyaris kehabisan darah akibat patah kaki. Aksi penyelamatan dua korban dibantu personil Korem 022/Pantai Timur.

Oleh personil TNI kedua korban diberi bantuan infus dan oksigen. Lebih dari 30 menit, akhirnya kedua korban dapat dikeluarkan setelah truk dan bus ditarik dengan bantuan mobil derek secara bersamaan dari arah yang berlawanan.

BACA JUGA..  Karaoke Scorpio Diduga Lapak Edar Ekstasi; Kapolsek Medan Baru Bungkam

Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit. Kanit Laka Satlantas Polres Simalungun, Ipda Ramadhan Siregar ditemui di lokasi mengatakan, Bus Pariwisata datang dari Kota Medan membawa rombongan menuju Jalan Asahan KM 4, Kecamatan Siantar, Simalungun.

Sementara truk bermuatan kayu datang dari arah berlawanan, posisinya dari Perdagangan, Simalungun menuju Kecamatan Porsea, Toba.

“Dua korban terakhir yang dievakuasi sopir dan kernet ke rumah sakit. Diduga sementara karena rem blong atau tidak hati hati. Untuk lebih lanjut kita akan laporkan hasil
olah TKP,” jelas Ramadhan.

Salah seorang penumpang Bus Pariwisata, Karsianus Sinaga, mengatakan penumpang bus berjumlah 15 orang yang berencana menghadiri pesta pernikahan. Karsianus saat itu duduk di bangku bagian tengah bus, melihat truk di hadapan Bus yang ia tumpangi.

Saat itu Bus melaju tidak terlalu cepat. Menurut Karnasius, rem Bus Pariwisata tidak berfungsi dengan baik sehingga sopir membanting stir ke kanan dan kontra dengan truk.

BACA JUGA..  7 Pria Gilir ABG hingga Hamil, 2 Tertangkap, 5 Kabur

“Di depan kami ada truk. Kemungkinan di remnya, tapi remnya gak bagus. Dari pada menabrak pantat (Mobil) yang di depan dibantingnya ke kanan jadi jumpa (Truk),” ungkapnya.

Karnasius mengaku terguncang dengan peristiwa kecelakaan tersebut. Selain sopir dan kernet, beberapa orang penumpang dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka luka.

“Saya merasa terguncang. Yang saya tahu tadi ada 3 orang yang dibawa ke rumah sakit,” kata Karnasius.

Peristiwa kecelakaan ini menarik perhatian sejumlah warga dan pengguna jalan. Polisi mengalihkan arus lalu lintas untuk mempermudah mengevakuasi. Lokasinya kejadian percis di depan Markas Korem 022/Pantai Timur.

Belum lama ini, kecelakaan maut menewaskan 5 orang korban jiwa terjadi di Jalan Asahan, persisnya KM 35 Kecamatan Siantar, Simalungun.

BACA JUGA..  Gembong Sabu Rantau Prapat Kabur, Pengamat: Jangan Sampai Ada Dugaan Dilepas

Perlu diketahui, sebelumnya kecelakaan terjadi pada Sabtu (21/11/2020) lalu sekitar pukul 15.00 WIB tak jauh dari lokasi kejadian. Kecelakaan itu disebabkan sopir truk Fuso yang tidak dapat mengendalikan kemudi.

Alasannya, mobil tiba-tiba mengalami rem blong. Peristiwa ini pun menyebabkan meninggalnya Hotdiman Sidabutar dan tiga cucunya.

Ketiganya masing-masing, Love Viona Angely Sidabutar (7), Finvent Rey Amsal Sidabutar (6) dan Digibran Nathanael Sidabutar (3). Selain itu, Carles Sianipar (45) warga
Jalan Bunga Jaitun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun turut tewas.

Peristiwa ini membuat duka mendalam bagi keluarga khususnya bagi pasangan suami istri, Dedi Saputra Sidabutar (36) dan Ruliana Gultom (30). Dimana akibat kecelakaan itu membuat pasangan ini kehilangan semua anaknya.(bbs/ras)