Lampu Teplok Jatuh, Sekeluarga Terbakar, Bocah 4 Tahun Terpanggang

oleh -92 views
API: Api masih berkobar melahap sebuah rumah di Nias Utara yang menewaskan satu bocah berusia 4 tahun.(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com-Satu unit rumah terbakar di Nias Utara akibat lampu teplok jatuh. Tiga orang sekeluarga terbakar. Seorang diantaranya bocah laki-laki berusia 4 tahun tewas terpanggang, Selasa (17/11/2020) malam.

Hasil penyelidikan sementara Polisi, kebakaran terjadi akibat lampu teplok yang dibuat dari botol minuman energen M150 terjatuh di atas tumpukan kain.

Kapolsek Tuhemberua, AKP IB Jaya Harefa menyebut pihaknya mendapat informasi adanya kebakaran dari Kepala Desa Sanawuyu sekitar pukul 21.00 WIB.

BACA JUGA..  Pencurian Arus Listrik Eks Terminal Pusat Pasar, Polsek Medan Kota Tunggu Laporan PLN

Pemilik rumah Oda Olani Telaumbanua dan istrinya meninggalkan rumah sekitar pukul 19.00 WIB. Sementara di dalam rumah masih ada ayah kandungnya Faogobowo Telaumbanua alias Ama Yamo dan empat cucunya yang masih kecil.

Namun sekitar pukul 20.00 WIB, dia mendengar suara teriakan dari warga bahwa rumahnya terbakar, sehingga dia langsung berlari menuju rumahnya dan melihat api yang membakar rumahnya sudah membesar.

Dia bersama sejumlah warga lain berusaha untuk memadamkan api, tetapi api sudah membesar dan tidak dapat dipadamkan sehingga membakar seluruh rumah milik Odo Olani Telaumbanua.

BACA JUGA..  Bunuh Istri Bareng Selingkuhan, Praka MPCC Divonis 20 Tahun

“Setelah api padam, dia baru mengetahui jika ayah kandungnya Faogobowo Telaumbanua alias Ama Yamo mengalami luka bakar di tangan dan kaki,” terang Kapolsek.

Sedangkan anaknya yang dua orang Monika Jelita Telaumbanua dan Fransiska Winingsih Telaumbanua selamat karena sempat keluar dari dalam rumah saat api mulai membesar.

Feblius Telaumbanua yang masih balita ditemukan tewas dalam keadaan terbakar, dan Cornelius Telaumbanua selamat dan hanya mengalami luka bakar di punggung.

BACA JUGA..  Menteri Edy Prabowo dan Istri Ditangkap KPK Sepulang dari AS

“Menurut pengakuan Odo Olani Telaumbanua alias Ama Wira kepada kita, sebelum dia meninggalkan rumah, dia sempat menyalakan lampu teplok dan manaruhnya di atas meja yang di bawah meja tersebut ada tumpukan kain,” ungkap Kapolsek.

Untuk sementara menurut Kapolsek, penyebab terjadinya kebakaran diduga berasal dari lampu teplok/lampu dinding yang ditinggal dalam keadaan menyala di dekat tumpukan kain.(bbs/ras)