Keributan Memanas di Medan, Pos dan Mobil Polisi Dibakar

oleh -117 views
GOSONG: Satu unit mobil polisi gosong dibakar massa di Jalan Sekip Medan. (IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Usai bubar demo dari gedung dewan, aksi anarkis kembali berlangsung di Jalan Sekip, Medan. Sasaran massa yakni mobil polisi. Tidak hanya dirusak tetapi juga dibakar.

Tindakan itu berlangsung sekira pukul 18.20 WIB. Satu unit pemadam sengaja didatangkan untuk memadamkan api.

Menurut saksi, sebelum dibakar, mobil tersebut terlebih dahulu dibalik-balikkan. Pihak kepolisian pun berjaga di lokasi.

Petugas mengurai kendaraan untuk dialihkan ke jalur lain agar tidak menimbulkan kemacetan. Selain mobil terbakar, kabel listrik di lokasi juga tampak terputus, yang bisa mengakibatkan hal berbahaya bagi pengguna jalan.

BACA JUGA..  Aiptu R. Silaban Ditembak Eks Brimob, 2 Peluru Tembus Perut

Para pejalan pun dilarang untuk sementara melintas karena ada kabel listrik yang terkelupas yang bisa membahayakan para pengguna jalan. Hingga berita diturunkan belum ada penjelasan dari pihak kepolisian.

Tindakan anarkis tak kalah brutal juga terjadi di Jakarta dalam aksi unjuk rasa menentang UU Cipta Kerja, Kamis (8/10). Enam personel polisi harus dirawat di rumah sakit akibat bentrok dengan perusuh yang menyusup.

“Ada enam anggota masuk rumah sakit sekarang ini,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi.

BACA JUGA..  Presiden ke Humbahas, Gubernur Yakinkan Konsep Sumut Agraris Segera Diwujudkan

Yusri mengatakan massa yang terlibat bentrokan dengan polisi bukan massa pengunjuk rasa, melainkan perusuh yang sengaja menunggangi unjuk rasa buruh.

“Jadi ini perusuh semua, karena mereka memang menunggangi teman-teman buruh ini untuk melalukan kerusuhan,” tambahnya.

Pihak kepolisian hingga saat ini telah mengamankan hampir seribu orang yang diduga terlibat dalam bentrokan dengan petugas kepolisian dan perusakan sejumlah fasilitas umum.

Yusri mengatakan orang-orang yang diamankan tersebut merupakan kelompok anarko yang mencoba memancing keributan.

“Kalau yang anarko perusuh ini ada sekitar seribu kami amankan,” kata dia.

Polda Metro Jaya juga akan segera menyelidiki aksi perusakan sejumlah fasilitas umum yang dilakukan oleh massa.

BACA JUGA..  Gugus Tugas Covid-19 Sumut Imbau Masyarakat Hindari Perjalanan Keluar Daerah Selama Libur Panjang

Massa demo juga berkumpul di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat. Massa di lokasi ini merupakan massa gabungan.

Massa yang berada di lokasi ini merusak sejumlah fasilitas umum. Termasuk Patung Tugu Tani dicorat-coret bernada makian ke DPR RI.

Pos polisi di dekat Tugu Tani juga dibakar. Ricuh itu sempat mereda sesaat.

Namun, massa tiba-tiba merangsek ke arah barisan polisi lagi. Polisi pun langsung menghalau massa dengan menembakkan gas air mata. Alhasil massa berhamburan.(bbs/ras)