Butuh Uang Bayar Kontrakan, Istri Ajak Suami Merampok

oleh -151 views
PAPARKAN: Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira memaparkan kasus pasutri yang diduga merampok.(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Butuh uang buat bayar kontrakan rumah, Nurselamah br Saragih alias Lolom (28) mengajak suaminya, Safrizal alias Izal (38) merampok. Walau ini aksi perdana, namun mereka sukses menguras barang berharga milik korban Selmina br Siringoringo (50).

Namun belum lagi puas menikmati hasil rampokan, polisi berhasil melacak dan menangkap pasangan ini dari lokasi berbeda.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira menyebutkan bahwa aksi Safrizal dan Nurselamah pada Sabtu (24/10/2020) lalu di Pantai Amor, Jalan Asahan, Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Tanjungbalai, dibantu seorang berinisial D.

Saat kejadian, Nurselamah dan D masuk ke rumah korban dengan cara terlebih dahulu memanjat pohon. Sementara Safrizal bertugas memantau situasi dari luar.

BACA JUGA..  Doni Nainggolan Pemegang Mandat Parkir Eks Terminal Pusat Pasar

Namun saat berhasil masuk, pemilik rumah memergoki mereka. Tapi belum sempat menjerit minta tolong, korban pingsan akibat terkejut.

“Korban tidak diapa-apain. Begitu melihat tersangka, korban kaget dan langsung pingsan,” ujar mantan Kasubdit Tipikor Polda Sumut itu.

Kondisi korban dimanfaatkan Nurselamah dan D untuk mengambil barang berharga berupa sebuah tas pingang berisi uang tunai Rp 1 juta, sejumlah bungkus rokok, satu unit handphone, dan satu perhiasan emas.

Usai beraksi, seluruh benda berharga milik korban dijual oleh D. Hasilnya pun dibagi. Safrizal mendapat Rp 450 ribu, Nurselamah Rp 550 ribu, sisanya buat D.

Terkait perampokan itu, Ratna, putri korban membuat laporan pengaduan ke Polres Tanjungbalai. Laporannya tertuang dalam Laporan Polisi bernomor: LP/266/X/2020/SU/ Res T.Balai tanggal 24 Oktober 2020.

BACA JUGA..  Trio Maling Pupuk Diringkus, Satu Didor

“Berdasarkan laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan menangkap pasangan suami istri tersebut,” terang Putu.

Safrizal ditangkap di Jalan Asahan Kelurahan Indra Sakti Kecamatan Tanjungbalai Selatan Kota Tanjungbalai, saat sedang berjalan kaki. Saat diinterogasi, Safrizal mengaku ia melakukan kejahatan bersama istrinya, Nurselamah.

Selanjutnya perburuan terhadap Nurselamah dilakukan. Tak lama, perempuan ini diciduk di Jalan Veteran Kecamatan Tanjungbalai Selatan Kota Tanjungbalai.

Kepada polisi, Nurselamah mengaku nekat melakukan perampokan, lantaran terdesak untuk kebutuhan membayar uang sewa rumah. Sebab sejak menikah pada tahun 2018 mereka hidup berpindah-pindah.

BACA JUGA..  Sejoli Didorong Rampok dari Dalam Angkot

“Uangnya rencana mau dipakai untuk bayar sewa rumah,” kata Nurselamah, di Mapolres Tanjungbalai, Senin (26/10/2020).

Ia pun mengakui yang mengotaki untuk melakukan perampokan terhadap korban.

Dan hal itu kemudian disepakati oleh suami, serta seorang temannya berinisial D yang saat ini berstatus DPO.

“Aku yang rencanain,” ucapnya singkat.

Sementara itu, sang suami Safrizal mengaku sudah lama tak melaut lantaran kapalnya sedang diperbaiki. Sehingga dalam beberapa bulan terakhir tidak memiliki penghasilan tetap.

Putu mengatakan atas perbuatannya para tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 subsidair Pasal 362 KUHPidana tentang Pencurian dengan Pemberatan.(bbs/ras)