Usaha di Langkat Siap-siap Dihentikan, Jika…

oleh -98 views

POSMETROMEDAN.com – Mewakili Bupati Langkat Terbit Rencana PA, Wakil Bupati H. Syah Afandin memimpin apel kesiapan tim penindakan operasi untuk peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan covid-19 di wilayah hukum Polres Langkat.

Kegiatan digelar di halaman Jananuraga Mapolres Langkat, Senin (28/9/2020).

Wakil bupati menyampaikan, operasi Yustisi untuk meningkatkan kedisiplinan dan mendorong masyarakat serta para pemangku kepentingan di wilayah Langkat, untuk menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat.

“Serta memiliki kesadaran mematuhi protokol kesehatan covid-19, dalam upaya mencegah penularan dan penyebaran covid-19 sekaligus mendorong terciptanya pemulihan aspek kehidupan sosial dan ekonomi warga masyarakat yang terdampak pandemi covid-19,” terangnya.

Ditegaskannya, setiap orang wajib melakukan dan mematuhi protokol kesehatan. Menggunakan alat pelindung diri berupa masker maupun pelindung wajah (face shield), terutama pada saat keluar rumah dan pada saat berinteraksi dengan orang lain.

BACA JUGA..  Pemko medan Gencar Sosialisasikan Perwal No 27/2020

“Secara rutin dan teratur membersihkan tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir, maupun dengan menggunakan cairan antiseptic berbasis alkohol (handsanitizer),” jelas pria yang akrab disapa Ondim.

Melakukan pembatasan interaksi fisik (physical distancing), dengan jarak 1 (satu) meter dengan orang lain, untuk menghindari droplet dari orang yang bicara, batuk maupun bersin.

Menghindari kerumunan, keramaian dan berdesakan. Selalu menjaga daya tahan tubuh dengan berolah raga serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Kepada para pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum, wajib melakukan dan mematuhi protokol kesehatan, serta memfasilitasi pelaksanaan pencegahan dan pengendalian covid  19 di lingkungannya,” papar Ondim.

BACA JUGA..  Libur Panjang tanpa Covid- 19, Kapolres Sergai Sosialisasi Prokes 

Jadi, tegas Ondim, jika ditemukan warga masyarakat maupun pelaku usaha yang melanggar protokol kesehatan covid 19, sesuai dengan Peraturan Bupati Langkat No: 39 tahun 2020, dapat diberi sanksi administratif.

“Berupa teguran lisan, larangan untuk memasuki lokasi kegiatan masyarakat, atau pelaksanaan kerja sosial di fasilitas umum pada lokasi pelanggaran,” tegas Ondim.

“Bagi pelaku usaha juga dapat dilakukan penambahan sanksi, berupa penghentian sementara ataupun pembubaran paksa kegiatan, penutupan sementara dan pencabutan izin,” lanjutnya.

Ondim juga mengingatkan kepada petugas, agar selama pelaksanaan operasi mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan dengan mempedomani standar operasional prosedur yang ada.

“Laksanakan prosedur protokol kesehatan selama pelaksanaan tugas. Lakukan operasi yustisi ini sesuai prosedural, tidak arogan dengan simpatik dan humanis. Sabar, sopan dan senyum,” sebut Ondim.

BACA JUGA..  Kemenperin : Solusi Tepat Dimasa Pandemi Covid-19 Gunakan Teknologi Informasi

“Serta selalu berdo’a,  agar kiranya kita semua dapat terhindar dari penularan virus covid-19 dan semoga covid-19 ini dapat segera teratasi,” sampainya.

Mendampingi Ondim, Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga SIK, Asisten II Ekbangsos H.Hermansyah, Ketua PN Langkat Asad Rahim Lubis, perwakilan Kajari Langkat Rehat, perwakilan Dandim 0203/ LKT Kapten Inf. B. Barus  selaku Danramil 07 Stabat.

Usai apel, dilaksanakan pelepasan petugas terdiri dari TNI/Polri dan Satpol PP untuk sosialisasi langsung ke pusat pasar dan jalan protokol di Stabat, dari depan Mapolres Langkat.(yan/sut)